101 Kasus TBC Ditemukan di Lamsel Selama Januari-Maret 2021
Foto: Ist.
Lampung Selatan, Kupastuntas.co - Tepat di Hari Tuberculosis (TBC) sedunia yang jatuh pada 24 Maret 2021, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mencatat jumlah penderita TBC di Lamsel terhitung Januari 2021 hingga 23 Maret 2021 sebanyak 101 penderita.
Sementara pada tahun 2020, kasus TBC yang ditemukan dan diobati di Kabupaten Lamsel sebanyak 1.283 kasus.
Kepala Seksi P2PM Dinkes Lamsel, Didik Setiawan mengatakan, seluruh penderita TBC tersebut tersebar diseluruh Fasilitas Kesehatan di Kabupaten Lamsel.
"Dari seluruh kasus pada 2021 ini tidak ditemukan kasus yang meninggal, dan harapan kami semua pasien itu bisa sembuh," kata Didik saat dihubungi Kupastuntas.co, Rabu (24/03/2021).
Dia menjelaskan, dalam mendeteksi dan menekan kasus TBC di Kabupaten Lamsel, pihaknya terus melakukan sosialisasi dan melakukan pengecekan secara langsung terhadap pasien yang datang berobat di Faskes tapi mengalami batuk berdahak.
"TBC ini penularannya secara langsung, dan cepat sekali, jadi pendeteksiannya kita dari seluruh faskes itu melakukan sosialisasi, terus kalau ada pasien yang batuk berdahak, itu diperiksa dahulu dahaknya," ungkapnya.
Jika ditemukan kasus TBC, lanjut Didik, maka penderita dapat melakukan pengobatan secara langsung selama 6 bulan tanpa dipungut biaya, dan apabila ditemukan pasien yang sudah parah atau memiliki penyakit lainnya, maka akan dilakukan pengobatan di RSUD Bob Bazar yang sudah memiliki 2 orang dokter spesialis.
"Jadi pengobatannya itu kita mengandalkan seluruh faskes di Lamsel, kalaupun masyarakat mampu atau tidak punya BPJS, itu tetap dapat program pengobatan gratis itu," jelas Didik. (*)
Berita Lainnya
-
Polda Lampung Sita 179,5 Kg Sabu dari 24 Tersangka Jaringan Lintas Pulau
Kamis, 18 Juni 2026 -
Kecelakaan Maut Libatkan Tiga Truk Boks di Jalinsum, Dua Orang Tewas
Rabu, 17 Juni 2026 -
Vega Lampung Club Rayakan HUT ke-22, Jaga Silaturahmi Anggota
Selasa, 16 Juni 2026 -
Penyelundupan 807 Burung Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni
Senin, 15 Juni 2026








