Sebulan Evakuasi 3 Ular, Rully: Masyarakat Mulai Pahami Fungsi Damkar
Damkar Lamsel saat mengevakuasi ular di Kecamatan Kalianda. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Selama satu bulan, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Lampung Selatan (Lamsel) berhasil mengevakuasi 3 ular yang masuk pemukiman warga.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bidang Damkar, Dinas Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Lamsel, Rully Fikriansyah saat dihubungi kupastuntas.co, Selasa (30/03/2021).
Dia mengatakan, ular yang berhasil dievakuasi tersebut merupakan hasil dari pengaduan dari masyarakat, untuk kemudian dilepas liarkan di lokasi habitat yang jauh dari pemukiman.
Dia mengungkapkan, pihaknya sangat senang dengan adanya pengaduan dari masyarakat tersebut, karena secara tidak langsung masyarakat telah mengetahui tugas dan fungsi petugas Damkar dan Penyelamatan.
"Masyarakat sekatang mulai memahami tugas dan fungsi Damkar. Harapan kami masyarakat lainnya dapat langsung melaporkan apabila ada satwa liar yang mau dievakuasi, ini call center kami (0727)322144/ 082279513682," terang Rully.
Pada Selasa (30/03/2021), lanjut Rully, pihaknya berhasil mengevakuasi ular piton sepanjang 3 meter di kediaman Hotman (52) warga Kecamatan Kalianda, yang khawatir akan keselamatan keluarganya, maka langsung menghubungi petugas Damkar dan Penyelamatan Lampung Selatan.
Setelah pendapatkan laporan, petugas Damkar dan Penyelamatan Lamsel pun langsung turun ke lokasi untuk mengevakuasi ular yang meresahkan tersebut.
"Alhamdulillah evakuasi berjalan aman. Selanjutnya ular kami lepas dihabitatnya," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : RUMAH SEORANG JANDA MISKIN DI LAMPUNG UTARA LUDES TERBAKAR
Berita Lainnya
-
Kundapil di Tanjung Agung, Sudin S.E. Serap Aspirasi Sekaligus Edukasi Hukum Warga
Jumat, 27 Maret 2026 -
Operasi Ketupat Berakhir, Polisi Tetap Siaga Kawal Arus Balik di Lampung Selatan
Kamis, 26 Maret 2026 -
Penganiayaan di Fly Over Natar, Pelaku Diciduk Dua Jam Usai Kejadian
Kamis, 26 Maret 2026 -
Arus Balik H+3 Memuncak, 119 Ribu Penumpang Tinggalkan Sumatera dalam Sehari
Kamis, 26 Maret 2026








