• Selasa, 11 Mei 2021

Bupati Lamtim Dawam Rahardjo Sayangkan Rest Area Wisata Tiga Tahun Tak Terawat

Sabtu, 10 April 2021 - 12.42 WIB
222

Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo, Kepala Balai TNWK, Amri dan Kepala Dinas Pariwisata, saat meninjau lokasi rest area yang terbengkalai. Foto: Agus/Kupastuntas.co

 Kupastuntas.co, Lampung Timur - Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo, bersama Kepala Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Amri, melihat kondisi rest area objek wisata yang sudah tiga tahun tidak difungsikan.

Rest Area tersebut berada di Desa Labuhan Ratu VI, Kecamatan Labuhan Ratu dan bergandengan langsung dengan hutan TNWK. Kunjungan tersebut juga didampingi Kepala Dinas Pariwisata Lampung Timur Junaidi pada Jumat (9/4/2021)

Kondisi rest area yang rencananya akan digunakan sebagai obyek wisata, sudah tiga tahun dalam kondisi tidak terawat. Beberapa fasilitas umum yang ada seperti enam unit gazebo tidak terurus.

Mushola, WC Umum dan sejumlah fasilitas lainnya tampak kumuh dan ditumbuhi rumput liar di sekeliling tembok. Beberapa tiang listrik yang digunakan untuk menghias taman juga tidak berfungsi. Hanya berdiri tiang besi tanpa ada bohlam lampu.

Bangunan yang bersumber dari APBD Lampung Timur pada 2018 itu terkesan mubazir, karena dari awal dibangun hingga 2021 sama sekali tidak dimanfaatkan.

Bupati Lampung Timur, Dawam Rahardjo, setelah melihat sekeliling lokasi rest area cukup prihatin. Dawam berjanji akan membenahi rest area itu pada 2021 ini. Setelah semua sudah terlihat rapi, maka akan dimanfaatkan untuk objek wisata.

"Ini kan sayang, sudah dibangun dengan menggunakan uang pemerintah yang bersumber dari rakyat, tapi output nya tidak bermanfaat," ungkap Dawam, saat berkunjung ke lokasi. 

Bupati bersama Dinas Pariwisata segera membahas tentang wisata apa yang akan dipasarkan untuk masyarakat. Namun Dawam sudah mendapat gambaran, yakni di lokasi rest area akan dihadirkan gajah-gajah jinak asal Pusat Latihan Gajah (PLG) untuk menghibur pengunjung.

"Saya sudah bincang-bincang sama Pak Kepala Balai, kalau nanti rest area sudah dirapihkan, maka pak Amri siap menempatkan gajah jinak untuk menghibur masyarakat," terang Dawam.

Kepala Balai TNWK Amri, lanjut Dawam, sudah menyetujui progres tersebut, yakni menghadirkan gajah jinah asal PLG. Selain objek gajah, rest area akan disediakan beberapa program wisata unggulan, seperti lokasi pemancingan, swakolala foto dan tempat untuk santai bersama keluarga.

Tujuan dari membangkitkan wisata tak lain untuk membangkitkan usaha masyarakat kecil. Tentu dengan hidupnya wisata, maka masyarakat bisa berjualan berupa kuliner dan lainnya di lokasi wisata.

"Kalau wisata nya hidup dan ada pengunjung, pasti menjadi sumber penghasilan warga sekitar, dengan berjualan makanan dan apa yang dianggap berpeluang untuk dipasarkan," pungkas Dawam. (Adv Kominfo)


Video KUPAS TV : KELILING OBJEK WISATA TULANG BAWANG BARAT, PENGUNJUNGNYA MENINGKAT PESAT