• Selasa, 11 Mei 2021

Pemprov Lampung Akan Lakukan Simulasi Sebelum KBM Tatap Muka Digelar

Senin, 12 April 2021 - 14.00 WIB
41

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar, saat dimintai keterangan, Senin (12/4/2021). Foto: Ria/Kupastuntas.co

Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung sepenuhnya akan mengikuti kebijakan pemerintah pusat untuk mulai membuka kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada tahun ajaran baru 2021/2022 yang dimulai bulan Juli mendatang.

"Kami menyambut hal ini dengan baik, karena sesungguhnya orang tua siswa dan anak-anak sendiri sebagian besar sudah menghendaki dan menginginkan kegiatan belajar tatap muka," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Sulpakar, saat dimintai keterangan di hotel Novotel, Senin (12/4/2021).

Ia melanjutkan, sebelum KBM tatap muka resmi dimulai maka satuan pendidikan terlebih dahulu melakukan persiapan penerapan protokol kesehatan serta melakukan sosialisasi kepada orang tua siswa tentang panduan pembelajaran ditengah pandemi Covid-19.

"Setelah siap semua kita akan melakukan verifikasi di tingkat satuan pendidikan atau sekolah baik daftar isi yang harus dilakukan, semua kebutuhan protokol kesehatan harus dipenuhi. Sarana prasarana dan petugas-petugas medis yang di butuhkan untuk memantau langsung dan melihat langsung KBM," ujarnya.

Sulpakar mengatakan jika pelaksanaan KBM tatap muka selama masa pandemi telah diatur didalam standar operasional prosedur (SOP) mulai dari siswa memasuki lingkungan sekolah hingga selesai mengikuti KBM dan meninggalkan sekolah.

"Sesampainya mereka di sekolah apa yang harus mereka lakukan yaitu pengecekan suhu tubuh, mencuci tangan, sampai di dalam kelas dengan jarak 1,5 meter. Kemudian tidak boleh saling meminjam alat tulis serta tidak boleh saling meminta makanan dan semua akses umum taman baca, perpustakaan, sarana olah raga kita tutup sementara," bebernya.

Menurutnya, sebelum KBM tatap muka resmi dimulai maka pihaknya akan terlebih dahulu melakukan simulasi sehingga pola pembelajaran tatap muka tetap berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan dampak dan klaster baru terhadap persebaran Covid-19.

"Dalam waktu yang tidak terlalu lama kita juga akan melakukan simulasi di tingkat sekolah. Simulasi secara menyeluruh karena kita sudah bagi tim setiap Kabupaten/Kota terbentuk tim untuk bertanggungjawab dan untuk berbuat di satuan pendidikan yang menjadi tugas dan kewenangan masing-masing," ungkapnya.

Sulpakar juga mengatakan jika vaksinasi Guru dan tenaga pendidik yang menjadi salah satu suara dibukanya KBM tatap muka di Provinsi Lampung telah mencapai angka 40 persen dan diperkirakan akan selesai pada akhir Mei mendatang.

"Vaksinasi Guru dan tenaga pendidik sekarang sedang dilakukan terutama di Bandar Lampung, Mesuji, Lampung Selatan dan hampir. Menurut perkiraan saya akhir Mei selesai saat ini sedang mencapai 40 persen," tutupnya. (*)