Kasatpol PP Bandar Lampung: Bukan Ngusir Pedagang Takjil, Hanya Minta Mereka Tertib
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Bandar Lampung, Suhardi Syamsi, saat dimintai keterangan, Minggu (18/4/2021). Foto: Rohmah/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Bandar Lampung, Suhardi Syamsi menyampaikan, Satgas Covid-19 bukan mengusir pedagang takjil yang merupakan pedagang musiman, karena demi kebutuhan mencari nafkah.
"Kita hanya minta mereka untuk tertib dan beri akses bagi pejalan kaki," kata Suhardi, saat dimintai keterangan, Minggu (18/4/2021).
Ia melanjutkan, makna penertiban berarti pedagang perlu taat protokol termasuk protokol kesehatan dan tertib dalam bertransaksi dengan pembeli.
Sedangkan untuk patroli malam, Suhardi mengaku jika ada laporan dari masyarakat, pihaknya akan segera ditindak-lanjuti.
"Kalau untuk patroli malam, personil, kita kerahkan ada sekitar 270 orang termasuk yang keliling. Kita juga lakukan monitoring," ungkapnya.
Menurut pantauan sementara, Suhardi menambahkan, saat ini masih lebih banyak tempat hiburan yang tertib, sehingga pantauan bisa lebih spesifik lagi di tempat-tempat yang tidak tertib.
Tindakan dalam penertiban juga masih sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) nomor 3 tahun 2020 tentang Penanganan Covid-19.
"Kita harus tegur lisan dan tulis. Tapi kalau untuk semua tempat hiburan itu kita sudah lakukan teguran. Kita komitmen kan bersama pemerintah untuk menutup tempat hiburan malam selama Bulan Suci Ramadan," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : TALKSHOW RAMADAN BERSAMA DPRD LAMPUNG : TATA KELOLA PEREKONOMIAN DAERAH (BAGIAN 2)
Berita Lainnya
-
Parkir Liar dan Stan di Trotoar, Seruit Buk Lin Bandar Lampung Dinilai Langgar Aturan
Jumat, 27 Maret 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung dan Komnas PA Perkuat Sinergi, Siapkan FGD Bahas Persoalan Anak
Jumat, 27 Maret 2026 -
Kundapil di Desa Pardasuka Lampung Selatan, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Pinjol, dan Judi Online
Jumat, 27 Maret 2026 -
Insentif Satgas Bandar Lampung Bakal Naik, Eva Dwiana Tekankan Kesiapsiagaan Bencana
Jumat, 27 Maret 2026








