Pasang Pohon Pisang, Warga Pampangan Pesawaran Keluhkan Jalan Rusak
Pasang pohon pisang, warga Desa Pampangan, Kabupaten Pesawaran mengeluhkan jalan rusak yang menghubungkan empat kecamatan. Foto: Ragil/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pesawaran - Pasang pohon pisang, warga Desa Pampangan, Kabupaten Pesawaran mengeluhkan jalan rusak yang menghubungkan empat kecamatan, yang juga mengakibatkan kerusakan di rumah warga Desa Pampangan Kabupaten Pesawaran.
Adapun ruas jalan provinsi di Kabupaten Pesawaran yang mengalami kerusakan lainnya diantaranya, jalan Kecamatan Way Khilau, Kecamatan Way Lima dan Kecamatan Gedong Tataan.
Bedi (40), pemilik rumah di wilayah setempat mengatakan, akibat rusaknya jalan tersebut membuat rumahnya dan warga lain mengalami kerusakan.
"Ya, sebulan ini kaca jendela rumah saya saja sudah dua kali pecah karena pentalan dari kerikil jalan," kata Bedi, saat ditemui Kupastuntas.co, Senin (03/05/2021).
Ia menerangkan, kerikil yang bertebaran tersebut akibat hotmik terkelupas. Jadi saat mobil truk atau kendaraan lainnya lewat, ya alhasil kerikil-kerikilnya terlempar ke rumah warga.
Terlebih saat musim hujan, pasti ada genangan air, sehingga kendaraan harus berhati-hati memilih jalan. Serta terjadi banjir karena sempitnya gorong-gorong.
"Kalau musim hujan halaman saya pasti banjir. Ditambah lagi tembok pasti kena cipratan dari kendaraan akibat adanya genangan air di jalanan rusak itu," lanjutnya.
Ia berharap, pemerintah dapat memperhatikan keadaan jalanan rusak yang ada di Desa setempat, karena akibat jalan rusak ini juga sering mengakibatkan kecelakaan.
"Ya kecelakaan itu terjadi karena lubang nya itu dalam. Apalagi pas hujan, kan lubangnya tidak kelihatan. Makanya dipasang pohon pisang untuk tanda kalau jalannya rusak, supaya kelihatan sama pengendara," ungkapnya.
Sementara Nadia (21), pengendara yang sering melintas mengatakan hal serupa apabila pasca hujan yang mengakibatkan jalanan tergenang dan mengalami kemacetan.
"Kalau habis hujan kan pasti lebih hati-hati jalannya, terus milih jalan juga takutnya lubang nya dalam. Itu juga yang membuat macet karena kan harus bergilir lewatnya," kata Nadia.
Ia juga berharap, pemerintah harus perbaiki secepatnya jalanan yang rusak yang ada di Kabupaten Pesawaran, khususnya jalan utama yang sering dilewati di Desa Pampangan. (*)
Video KUPAS TV : PEMDA HARUS SIAPKAN MOBIL SAMSAT KELILING UNTUK DAERAH PELOSOK! (BAGIAN 2)
Berita Lainnya
-
PAC PDI Perjuangan Tegineneng Gelar Kegiatan Berbagi Takjil di Bulan Ramadan
Minggu, 15 Maret 2026 -
PDI Perjuangan Pesawaran Gelar Rakor dan Buka Bersama, Santuni Anak Yatim Serta Serahkan SK PAC
Jumat, 13 Maret 2026 -
TMMD ke-127 di Pesawaran Resmi Ditutup, Hadirkan Berbagai Pembangunan untuk Warga Tanjung Rejo
Kamis, 12 Maret 2026 -
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H, Pemkab Pesawaran Sidak Pasar Kedondong
Senin, 01 April 2024








