Triwulan I 2021, Perekonomian Lampung Tumbuh 3,04 Persen
Kepala BPS Lampung Faizal Anwar saat memberikan keterangan yang disiarkan melalui kanal YouTube BPS Lampung, Rabu (5/5/2021).
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat jika perekonomian Lampung pada triwulan I tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 3,04 persen (q-to-q) jika dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2020.
"Pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan tahun 2021 mengalami pertumbuhan 3,04 persen. Triwulan ini menguat dibanding capaian triwulan sebelumnya yang mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 8,28 persen," ujar Kepala BPS Lampung Faizal Anwar saat memberikan keterangan, Rabu (5/5/2021).
Faizal melanjutkan, pertumbuhan ekonomi pada triwulan I 2021 ini terutama disebabkan oleh lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan yang mengalami pertumbuhan sebesar 18,31 persen.
"Hal ini disebabkan oleh kenaikan produksi komoditas pertanian terutama tanaman pangan dan peternakan. Selanjutnya, lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh sebesar 6,02 persen dan lapangan usaha pertambangan dan penggalian tumbuh sebesar 0,91 persen," kata Faizal.
Sementara itu, untuk perekonomian Provinsi Lampung triwulan I tahun 2021 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 88,39 triliun dan PDRB atas dasar harga konstan tahun 2010 mencapai Rp 59,11 triliun.
"Namun ekonomi Provinsi Lampung triwulan I tahun 2021 ini mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,10 persen dibanding triwulan I tahun 2020 (y-on-y), melemah dibanding capaian triwulan I tahun 2020 yang tumbuh sebesar 1,74 persen," tuturnya.
Menurutnya, kontraksi terjadi pada komponen Pengeluaran konsumsi rumah tangga (PK-RT) dan komponen pengeluaran konsumsi pemerintah (PK-P) masing-masing sebesar 3,89 persen dan 3,66 persen.
"Komponen ekspor barang dan jasa tumbuh sebesar 12,60 persen, diikuti komponen pembentukan modal tetap bruto (PMTB) sebesar 1,22 persen dan komponen pengeluaran konsumsi LNPRT (PK-LNPRT) sebesar 0,28 persen. Sementara, komponen impor barang dan jasa tumbuh sebesar 11,62 persen," tuturnya. (*)
Video KUPAS TV : UTANG DBH PEMPROV LAMPUNG UNTUK SELURUH KABUPATEN/KOTA LUNAS! (BAGIAN 1)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026 -
Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook Rp2,1 Triliun
Rabu, 13 Mei 2026








