Harga Sayur Anjlok, Aliansi Pemuda Peduli Petani Lambar Akan Geruduk Kantor Bupati
Surat pemberitahuan aliansi pemuda peduli petani Lampung Barat. Foto: Iwan/Kupastuntas.co
Lampung Barat, Kupastuntas.co - Sebanyak 500 sampai 1.000 massa yang tergabung dalam aliansi pemuda peduli petani Lampung Barat akan gelar aksi di kantor Bupati Lampung Barat. Hal itu berkaitan dengan anjloknya harga sejumlah sayur mayur di Kabupaten bumi beguai jejama sai betik itu.
Dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, sekretaris aliansi pemuda peduli petani Lampung Barat, Ahlun Nazar mengatakan aliansi tersebut terdiri dari para pemuda dan mahasiswa Lampung Barat dari berbagai Universitas di Provinsi Lampung.
Ia menyebut, anjloknya harga sayur mayur menjadi poin penting digelarnya aksi untuk mendesak pemerintah Kabupaten Lampung Barat dalam menstabilisasikan harga sayur mayur yang sedang murah dan banyak dikeluhkan oleh masyarakat khususnya petani.
"Keluhan tersebut sudah sampai ke telinga pemuda dan mahasiswa, maka sesuai Undang-undang nomor 19 tahun 2013 tentang perlindungan petani, pemerintah punya kewajiban untuk stabilisasi harga termasuk menampung hasil petani, dan kita mengingatkan itu," ujarnya, Senin (24/5/2021).
"Kita sudah banyak menerima laporan bahkan video dan foto petani membuang hasil panen sudah kita pegang. Contoh wortel bulan lalu tidak laku, dan hari-hari ini tomat juga begitu. Sampai dibuang berarti ini merupakan ungkapan kemarahan petani," timpalnya.
Karena masih suasana pandemi terusnya, semua massa diwajibkan menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak dan massa pun akan disebar saat gelar aksi sehingga tidak menimbulkan klaster baru penyebaran virus Covid-19.
"Kita sudah berkirim surat pemberitahuan dengan Polres Lampung Barat, kalau mau ditunggu silahkan, tidak juga tidak masalah. Yang jelas kami sudah menyampaikan pemberitahuan sesuai peraturan. Karena dari hati nurani dan kita tidak bisa menahan gerakan," ungkapnya.
"Mudah-mudaan pihak kepolisian tidak mengahalangi aksi kami besok. Saat ini dimana-mana masih banyak aski aksi bela palestina dan itu tidak dilarang. Sekali lagi saya tegaskan kami hanya menyampaikan, mengingatkan, dan meminta agar pemerintah mencarikan solusi bagaimana untuk stabilisasi harga," pungkasnya.
Terpisah, Kasat Intelkan Polres Lampung Barat, AKP Mashudi mendampingi Kapolres Lamoung Barat, AKBP Rachmat Tri Haryadi, S.IK.,M.H. menanggapi aksi yang akan digelar aliansi tersebut menegaskan pihaknya tidak akan mengeluarkan surat tanda terima pemberitahuan (STTP).
"Kita tidak akan mengeluarkan STTP, dan kawan-kawan aliansi sudah kita imbau untuk audensi dengan Pemda saja tidak gekar aksi, dan hari ini kita koordinasi dengan Pemda agar bisa menerima besok. Kalaupun imbauan tidak direspon aliansi kita sudah minta agar meminimalisir massa sekitar 50 sampai 100 saja apalagi kita masih zona oranye penyebaran Covid-19," singkatnya. (*)
Video KUPAS TV : PEMBAKARAN POLSEK CANDIPURO, 10 ORANG DITETAPKAN TERSANGKA!
Berita Lainnya
-
Pastikan Makanan Layak Konsumsi, Ketua DPRD Lampung Barat Tekankan Standar Gizi dan Kebersihan MBG
Rabu, 18 Februari 2026 -
Pemkab Lampung Barat Anggarkan Rp 694,7 Juta Bantuan Parpol, Berikut Rinciannya
Rabu, 18 Februari 2026 -
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Parosil Pastikan Pembangunan Adil Merata
Sabtu, 14 Februari 2026 -
Kesbangpol Lampung Barat Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syarat dan Jadwal Lengkapnya
Jumat, 13 Februari 2026









