APBD Lampung Baru Terserap 35 Persen
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Lampung mencatat, serapan anggaran melalui Anggaran Pendapat dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Lampung baru terserap 35 persen.
"APBD Lampung ditargetkan Rp7,3 triliun dan uang tersebut tidak langsung ada seluruhnya. Catatan terakhir serapan APBD baru mencapai 35 persen," ujar Kepala BPKAD Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat dihubungi kupastuntas.co, Minggu (6/6/2021).
Marindo mengungkapkan, semua daerah yang ada di Indonesia termasuk Provinsi Lampung diharuskan melakukan realokasi dan recofusing anggaran dalam rangka pelaksanaan vaksinasi dan penanganan Covid-19.
Tentunya proses refocussing tersebut mempengaruhi pelaksanaan dan penyerapan anggaran pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
"Juga dipengaruhi dari pendapatan sendiri, karena kita belanja sesuai dengan pendapatan yang ada," lanjutnya.
Menurutnya, pihaknya terus berupaya untuk meningkatkan serapan APBD dengan cara mengimbau kepada para OPD untuk segera merealisasikan penyerapan barang dan jasa. Lalu pengawasan melalui inspetorat Lampung supaya penyaluran berjalan dengan baik.
"Kita tak ingin penyerapan berjalan lancar, namun tidak diimbangi kualitas," terangnya.
Sementara Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung, Mulyadi Irsan mengaku, pihaknya terus melakukan upaya percepatan penyerapan APBD dengan cara berkirim surat ke tiap-tiap OPD.
"Kami terus berikan pengarahan kepada para OPD dan pak Sekda, agar mereka segera mepercepat penyerapan," ujar Mulyadi.
OPD yang paling besar melakukan penyerapan anggaran ialah Dinas Bina Marga dan Bina Kontruksi (BMBK), Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan.
Dana besar presentasi penyerapan sudah signifikan dan mudah-mudahan sudah terkejar. Karena masih ada waktu apalagi kalau pembangunan fisik laporan ditarik pada akhir pekerjaan.
"Prinsipnya melihat trennya tidak ada masalah. OPD lain juga signifikan penyerapannya tidak ada masalah," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : KEBERANGKATAN HAJI TAHUN INI RESMI DIBATALKAN!
Berita Lainnya
-
Sengketa Tanah Gotong Royong, Klaim Sadam sebagai Kader Partai Dibantah Gerindra Lampung
Rabu, 06 Mei 2026 -
Jelang Idul Adha, Pemkot Bandar Lampung Perkuat Vaksinasi dan Pengawasan PMK
Rabu, 06 Mei 2026 -
Pemprov Lampung Gelar Retreat Pejabat Eselon II, Fokus Perkuat Solidaritas dan Kinerja
Rabu, 06 Mei 2026 -
Dewan Pendidikan Lampung Kritik Masih Ada SDN Berdinding Papan: Infrastruktur Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Rabu, 06 Mei 2026








