• Kamis, 07 Mei 2026

DPRD Dorong Pemprov Lampung Tingkatkan Serapan APBD untuk Pemulihan Ekonomi

Minggu, 06 Juni 2021 - 17.49 WIB
61

Foto: Ist.

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung mendorong agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus meningkatkan serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk pemulihan ekonomi ditengah pandemi Covid-19.

"Kami mendorong agar penyerapan APBD lebih ditingkatkan dengan cara mengadakan kegiatan yang bermanfaat. Seperti kegiatan UMKM yang tujuannya untuk pemulihan ekonomi," ujar Sekretaris Komisi III DPRD Lampung, Hanifal, saat dimintai keterangan, Minggu (6/6/2021).

Pada tahun 2020, serapan APBD Pemprov Lampung dinilai cukup tinggi yang mencapai angka 97 persen. Pada 2021 ini diharapkan dapat melebihi angka tersebut atau paling tidak mampu menyamai.

"Namun kembali lagi, semua harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat sendiri," lanjutnya.

Baca juga : APBD Provinsi Lampung Baru Terserap 35 Persen

Menurut Hanifal, serapan APBD Pemprov Lampung dinilai yang masih rendah yakni 35 persen dinilai wajar. Hal itu dipengaruhi oleh recofusing dan realokasi anggaran untuk penanganan Covid-19.

"Namun 35 persen barangkali belum bulan Juni. Mungkin saja saat ini sudah bertambah lagi serapannya, bisa saja sudah mencapai 40-an persen," ungkapnya.

Adanya realokasi dan recofusing anggaran untuk penanganan Covid-19 sangat berpengaruh terhadap serapan APBD. Hal tersebut lantaran perlu adanya penataan ulang yang harus dilakukan oleh pemerintah Provinsi Lampung.

Recofusing dan realokasi tentunya juga berpengaruh terhadap serapan APBD sendiri, karena perlu penataan ulang. Seperti diawal nya tidak direncakan, namun perlu dikerjakan.

Hanifal menambahkan, besaran serapan APBD Pemprov Lampung yang terus ditingkatkan harus disesuaikan dengan apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Lampung sendiri. Untuk apa besar serapannya, namun tidak berguna untuk masyarakat.

"Apalagi kaitannya dimasa pandemi, karena kegiatan fisik banyak yang dialihkan dan di recofusing dampak pandemi Covid-19. Jadi wajar saja namun kalaupun serapan itu kalau bisa ditingkatkan lagi," pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : POTRET ‘BURUK RUPA’ JALAN LINGKUNGAN KOTA BANDAR LAMPUNG