Teknokra Unila Nobar dan Diskusi Film Kesaksian TWK KPK
Suasana nonton bareng film 'KPK The End Game' di Graha kemahasiswaan lantai 2 Unila, Sabtu (5/6/2021). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Unit Kegiatan Penerbitan Mahasiswa (UKPM) Teknokra Unila mengadakan nonton bareng (Nobar) dan diskusi film 'KPK The End Game' yang digelar di Graha kemahasiswaan lantai 2 Unila, Sabtu (5/6/2021) malam.
Film yang tayang selama 180 menit itu dihadiri sekitar 50 orang dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.
KPK The End Game merupakan film dokumenter karya Watchdoc tentang kesaksian pegawai KPK yang dinyatakan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Dalam diskusi, Direktur LBH Kota Bandar Lampung, Chandra Muliawan menyampaikan pandangannya, jika dilihat perjalanan KPK, ia menggaris bawahi upaya kelemahan KPK itu sudah dari lama.
"KPK secara kelembagaan itu runtuh dengan kekuasaan negara," kata Chandra Muliawan.
Dimana dari 75 pegawai KPK yang tak lolos TWK 51 di antaranya dipecat, 24 orang lainnya masih dalam pembinaan.
Menurutnya, jika orang yang terbaik tersebut tidak memenuhi syarat, maka harus syarat seperti apa lagi yang dibutuhkan.
"Saya merinding sebenarnya di akhir film tadi. Ngara ini mau mencari orang seperti apa lagi kalau yang begitu dibuang oleh negara," ungkapnya.
Sementara Peneliti Puskamsikam Fakultas Hukum Unila, Ridho Asdiansyah mengatakan, ke-51 pegawai masuk dalam katagori merah karena menolak revisi UU KPK, menyetujui perubahan pancasila, menentang fembukaran HTI dan FpI, mengakui sebagai kelompok taliban dan menolak kepeimpinan Firli Bahuni.
"Itu hanya sebagian tapi sebenarnya masih banyak. Seperti pengakuan Novel Baswedan dan kawan-kawan atas hal-hal yang tidak wajar di KPK selama mereka bekerja menangani kasus korupsi," ujar Ridho.
Salah satu peserta Nobar, Angga mengaku, film tersebut banyak ilmu yang diambil dan menjadi pelajaran untuk kedepannya dalam melangkah.
Tentunya juga membuka wawasan, karena banyak yang disampaikan oleh eks pegawai KPK yang belum pernah dipublikasikan ke publik.
"Artinya ini sebagai pengalaman yang berharga," lanjutnya.
Yang paling menarik kata Angga, di dalam film ini juga tadi ada pegawai KPK yang mengetaui keberadaan Harun Masiku, politisi PDIP yang terlibat kasus suap komisioner KPU.
Film KPK The End Game ini menampilkan 16 wawancara ekslusif di depan kamera para pegawai KPK yang dipecat. Watchdoc merilis setidaknya ada 200 titik nonton bareng film ini yang tersebar di Indonesia, setengahnya dilaksanakan serentak tanggal 5 dan 6 Juni 2021. (*)
Berita Lainnya
-
Sengketa Tanah Gotong Royong, Klaim Sadam sebagai Kader Partai Dibantah Gerindra Lampung
Rabu, 06 Mei 2026 -
Jelang Idul Adha, Pemkot Bandar Lampung Perkuat Vaksinasi dan Pengawasan PMK
Rabu, 06 Mei 2026 -
Pemprov Lampung Gelar Retreat Pejabat Eselon II, Fokus Perkuat Solidaritas dan Kinerja
Rabu, 06 Mei 2026 -
Dewan Pendidikan Lampung Kritik Masih Ada SDN Berdinding Papan: Infrastruktur Pendidikan Harus Jadi Prioritas
Rabu, 06 Mei 2026








