• Kamis, 07 Mei 2026

Tiga Warga Metro Positif Covid-19 Dirawat Intensif di Rumah Sakit

Minggu, 06 Juni 2021 - 14.58 WIB
51

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro, drg. Erla Andrianti.

METRO, Kupastuntas.co - Kasus Covid-19 di Kota Metro kian hari terus bertambah. Hingga kini tercatat sebanyak 1.147 warga Kota setempat terinfeksi virus Corona. Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 Kota Metro merilis penambahan Empat kasus baru terkonfirmasi virus asal Wuhan, Tiongkok tersebut.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Metro, drg. Erla Andrianti mengungkapkan, dari empat orang warga Metro yang terkonfirmasi positif Covid-19, tiga orang diantaranya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit.

"Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 hari ini sebanyak 4 orang. Jumlah yang sembuh 957 orang, kematian hari ini tidak ada dan untuk rata-rata BOR hunian rumah sakit adalah 78,4 persen. Total kasus hingga hari ini sebanyak 1.147," kata Erla, Minggu (6/6/2021).

Ia juga menjelaskan, sebanyak 58 orang telah dinyatakan meninggal dunia akibat akibat paparan virus Corona. Penyakit penyerta yang mendominasi para korban ialah diabetes melitus. Penyakit tersebut rentan dan perlu adanya penanganan khusus. 

"Dari total pasien yang sudah meninggal dunia rata-rata sudah berusia lanjut dan memiliki penyakit penyerta. Diabetes melitus merupakan penyakit yang mendominasi dan mengakibatkan pasien terkonfirmasi positif semakin melemah dapat meninggal dunia," jelasnya. 

Wanita yang juga merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro itu juga menyampaikan, penderita Covid-19 dengan penyakit penyerta diabetes melitus diperlukan penanganan khusus lantaran rentan dengan kematian. Ia berharap para pasien dapat meningkatkan imunitas tubuh dengan mengonsumsi buah dan sayur disertai obat sesuai resep dokter.

 "Penderita diabetes melitus tingkat imunitasnya rendah, apalagi di usia yang terbilang lanjut. Sehingga virus tidak dapat terkendali dan merusak organ tubuh, khususnya paru-paru. Kalau sudah terpapar, sehatkan jiwa dan raga. Penderita diabetes rutin mengontrol di puskesmas atau dokter. Kemudian untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan makanan sehat, olahraga, pola hidup sehat dan perlu asupan suplemen. Jangan lupa untuk meningkatkan ibadah, senyum selalu, bergembira, dan berpikir positif," bebernya. 

Kemudian bagi ibu hamil yang tengah terpapar Covid-19, diharapkan tetap menerapkan pola hidup sehat yang sama dengan penderita diabetes melitus. 

"Untuk pasien yang tengah mengandung penanganan nya hampir sama, jangan stres. Namun, ibu hamil tidak harus kontrol kadar gula darah, tapi kontrol kesehatan ibu dan bayinya," tandasnya.

Dari data terbaru yang dihimpun Kupastuntas.co, masing-masing warga yang terkonfirmasi Covid-19 ialah pasien bernomor 1.144 berinisial HI (61) warga Jl. Budi Utomo, Kel. Margodadi, Kec. Metro Selatan. Pada 30 Mei HI mengeluh demam, batuk dan lemas lalu dilakukan rapid antigen mandiri hasilnya reaktif.

Kemudian tanggal 4 Juni menjalani swab mandiri di RSUD Ahmad Yani Metro hasil yang keluar menyatakan positif Covid-19. Kini HI menjalani isolasi mandiri di rumah.

Selanjutnya ialah pasien bernomor 1.145  berinisial MI (52) warga Yosorejo,  Metro Timur. MI memiliki riwayat kontak dengan kerabatnya, seorang yang menjadi pasien Covid-19 ke 1.073 berinisial AS.

Pada 29 Mei, MI mengeluh sesak, batuk dan demam, ia juga memiliki penyakit penyerta diabetes melitus. Pada 1 Juni dirinya melakukan rapid antigen hasilnya reaktif, lalu 2 Juni dilarikan ke Rumah Sakit lantaran lemas. Tanggal 4 Juni di Swab dan hasilnya positif Covid-19. Kini ia menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit.

Berikutnya pasien bernomor 1.146 berinisial S (71) wargaPurwosari,Metro Utara. Pada 3 Juni dirinya dilarikan ke UGD RS dengan keluhan lemas dan pusing. 

Dirinya diketahui memiliki riwayat penyakit penyerta hipertensi. Saat dilakukan rapid antigen hasilnya reaktif, lalu pada 4 Juni di Swab dan hasilnya positif Covid-19. Kini S menjalani perawatan intensif di RS.

Terakhir ialah pasien wanita bernomor 1.147 yang juga berinisial S (56). Warga Hadimulyo Timur, Metro Pusat. Pada 4 Juni 2021 ia dilarikan ke UGD RS dengan keluhan demam, batuk dan lemas. Saat dirapid antigen hasilnya reaktif, kemudain di Swab hasilnya positif Covid-19. Kini S menjalani perawatan intensif di RS. (*)


Editor :