• Senin, 02 Agustus 2021

Diduga Kesal, Nelayan di Tanggamus Bakar Kapal Pukat Harimau

Minggu, 13 Juni 2021 - 19.24 WIB
1.1k

Foto: Ist.

Tanggamus, Kupastuntas.co - Sebuah kapal nelayan yang mencari ikan di perairan Teluk Semaka menggunakan trawl atau pukat harimau dibakar nelayan setempat di sekitar pelabuhan Batu Balai, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus, Minggu (13/6/2021).

Diduga, aksi pembakaran kapal nelayan dengan nama lambung KM Sekar Tanjung tersebut merupakan puncak kekesalan nelayan tradisional yang masih menemukan kapal trawl beroperasi.

Para nelayan yang didominasi nelayan pancing itu telah berulang kali mengingatkan dan mengusir nelayan luar Kabupaten Tanggamus yang kedapatan menjaring ikan menggunakan trawl.

Namun karena tidak diindahkan, sehingga puluhan nelayan tradisional yang geram langsung turun ke laut 'memburu' kapal trawl tersebut menggunakan puluhan perahu ketinting.

Kapal pukat harimau itupun berhasil disergap dan langsung dibakar saat mencari ikan di kawasan perairan sekitar dermaga Batubalai, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus.

Sementara nakhoda dan sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) KM Sekar Tanjung langsung diamankan pihak Kepolisian dan TNI ke Pos Polairud untuk menghindari amuk massa.

Salah seorang nelayan pancing yang enggan dituliskan namanya mengaku, aksi pembakaran tersebut dipicu oleh ketidakpuasan nelayan, khususnya nelayan pancing akan kehadiran kapal trawl yang bukan hanya mengakibatkan merosotnya hasil tangkapan ikan nelayan tradisional dan merusak terumbu karang.

"Keberadaan kapal pukat harimau ini mengakibatkan hasil tangkapan nelayan disini berkurang. Sudah itu, kegiatan mereka menggunakan trawl juga merusak terumbu karang, habitat ikan disini," kata dia.

Saat kejadian, terlihat sedikitnya sekitar 30 orang nelayan pancing dari Pekon Sukabanjar, Kerta (Kotaagung Timur) dan nelayan dari perkampungan nelayan Kapuran Kelurahan Pasarmadang, Kecamatan Kotaagung, Kabupaten Tanggamus, dengan menggunakan 20 perahu mengejar kapal trawl tersebut. 

Sementara Kepala Pos Polisi Perairan (Kapos Polair) Kotaagung, Brigpol Darmanto membenarkan pembakaran kapal nelayan tersebut. "Benar ada pembakaran kapal nelayan. Ini kami masih di TKP," katanya, saat dihubungi kupastuntas.co.

Namun Darmanto belum bisa menjelaskan secara rinci hasil olah TKP. "Maaf lagi di kapal, suaranya enggak ke monitor," pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : DRAMATIS! DETIK DETIK PENANGKAPAN DPO CURANMOR YANG KABUR KE MEDAN