Pembangunan SMK Negeri Pelayaran di Panjang Tertunda Akibat Pandemi
Anggota Komisi V DPRD Lampung, Yusirwan, saat dimintai keterangan, Rabu (16/6/2021). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Pelayaran, yang rencananya akan dibangun di Kecamatan Panjang, Kota Bandar Lampung oleh pemerintah Provinsi Lampung tertunda akibat pandemi Covid-19.
Anggota Komisi V DPRD Lampung, Yusirwan mengungkapkan, padahal masyarakat Panjang sangat antusias untuk menerima kehadiran SMK Negeri Pelayaran tersebut.
"Belum ada kesimpulan kapan pastinya akan dibangun. Karena kemarin masih fokus penanganan pandemi Covid-19," kata Yusirwan, saat dimintai keterangan, Rabu (16/6/2021).
Ia mengaku, jika memang SMK tersebut nantinya tidak terealisasi, bukan hanya masyarakat Panjang, namun pihaknya, khususnya komisi V DPRD Lampung juga kecewa.
"Saya juga kecewa karena sudah terpublikasikan kemana-mana. Masyarakat Panjang antusias luar biasa. Kalau sampai ini tidak terjadi, tidak bisa saya bayangkan," ungkapnya.
"Apalagi lokasi tersebut sampai dialihkan sebagai tempat parkir atau lainnya. Mungkin masyarakat di sekitar akan bereaksi," timpalnya.
Menurutnya, masterplan SMK Negeri pelayaran tersebut sudah dianggarkan sekitar Rp400 juta. Maka diharapkan pada masa kepemimpinan Gubernur Arinal Djunaidi, SMK tersebut dapat direalisasikan.
"Karena itu betul-betul sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan kebutuhan urgensinya. Bukan artinya seremonial untuk senang-senang, tapi memang butuh layak dan pantas Panjang itu ada SMK Negeri Pelayaran," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : SIAP-SIAP! SEMUA SIARAN TV ANALOG AKAN DIHAPUS !
Berita Lainnya
-
OJK dan Pemprov Lampung Matangkan Skema Obligasi Daerah
Rabu, 03 Juni 2026 -
DPD PDI Perjuangan Lampung Gelar Pelatihan Kesekretariatan dan Keuangan, Winarti Tekankan Profesionalisme Organisasi
Rabu, 03 Juni 2026 -
Penerbangan Internasional Lampung Berlanjut, Rute Kuala Lumpur Ditarget Beroperasi Juli 2026
Rabu, 03 Juni 2026 -
Minyak Bumi Meroket Imbas Perang Timur Tengah, Harga Oli Motor di Bandar Lampung Naik 25 Persen
Rabu, 03 Juni 2026








