DPRD Hearing dengan RSUD Pesawaran Soal Pelayanan Dinilai Kurang Baik
DPRD saat melakukan hearing bersama pihak RSUD Pesawaran, Senin (21/06/2021). Foto: Ragil/Kupastuntas.co
Pesawaran, Kupastuntas.co - Soal maraknya pemberitaan terhadap Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran yang dinilai kurang baik dalam pelayanan kepada pasien, Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) melakukan hearing bersama pihak RSUD, Senin (21/06/2021).
Wakil Ketua Komisi IV, Roliansyah mengatakan, saat pihaknya menanyakan hal tersebut, pihak RSUD mengaku telah memberikan tindakan terhadap pasien.
"Mereka mengaku sudah memberikan tindakan dan pihak keluarga pasien yang minta untuk dipulangkan," kata Roliansyah.
Baca juga : Pelayanan RSUD Lamban, Sekda Pesawaran: Diulangi Kita Ganti Pegawainya
Ia menerangkan, pasca kejadian itu, pihaknya meminta RSUD Pesawaran untuk lebih prima memberikan pelayanan terhadap masyarakat, khususnya di Pesawaran.
"RSUD Pesawaran ini kan memang ikon penting di Pesawaran, jadi seluruh pelayanan harus baik. Tadi juga saya minta pihak RSUD layani masyarakat dengan maksimal, jangan sampai tidak dilayani. Karena setiap tahun dana yang kita kucurkan kepada rumah sakit cukup besar," terangnya.
Selanjutnya DPRD Pesawaran juga akan memanggil pihak pasien untuk meminta keterangan terkait hal itu. "Karena kita tidak bisa mendengarkan hanya satu pihak saja," ungkapnya.
Kegiatan hearing tersebut langsung dihadiri oleh Direktur RSUD Pesawaran, yang juga Plt Kepala Dinas Kesehatan, Yasmin beserta jajarannya. (*)
Video KUPAS TV : ATURAN BARU! BUAT SIM A HARUS PUNYA SERTIFIKAT MENGEMUDI
Berita Lainnya
-
Peringati HUT ke-79 Megawati, DPC PDI Perjuangan Pesawaran Gelar Acara 'Merawat Pertiwi'
Jumat, 23 Januari 2026 -
Kejati Telusuri Aliran Dana Korupsi SPAM Pesawaran, Bupati Nanda Indira Diperiksa untuk Ketiga Kalinya
Jumat, 23 Januari 2026 -
Dorong Keberlanjutan Pesisir Melalui Program TJSL, PLN UID Lampung Tanam 33.000 Mangrove
Jumat, 23 Januari 2026 -
Calon Ketua PAC PDI Perjuangan se-Pesawaran Jalani Fit and Proper Test
Senin, 19 Januari 2026









