40 Tahun Beroperasi, Seluruh Gerai Bakso Sony Pamit dari Bandar Lampung
Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gerai Bakso Son Hajisony cabang Bandar Lampung akan tutup secara permanen.
Hal tersebut disampaikan oleh pihak Bakso Sony melalui banner yang terpasang dihampir semua gerai Bakso Sony di Bandar Lampung.
“Kami Managemen Bakso Son Hajisony ingin memberitahukan bahwa akan memfokuskan perkembangan usaha di luar Kota Bandar Lampung,” begitu salah satu kutipan dalam banner pemberitahuan.
Gerai bakso yang diketahui telah berdiri selama hampir 40 tahun ini memang diketahui tidak taat pajak dengan mengabaikan penggunaan tapping box dari pemerintah kota.
Beberapa gerai bahkan ada yang memakai dua tapping box sehingga pajak dari konsumen tidak tercatat secara optimal. Sehingga tujuh gerai Bakso Sony disegel oleh pemerintah kota.
Salah satu karyawan yang ada di gerai Bakso Sony cabang Z.A Pagar Alam pun tidak berani memberi komentar apapun terkait hal ini.
“Anak (pemilik) tidak ada. Kami juga cuma karyawan jadi tidak berani ngomong apa-apa,” katanya.
Sementara, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kota Bandar Lampung, Yanwardi menyampaikan, terkait penutupan gerai Bakso Son Hajisony itu merupakan hak dari pemilik usaha.
“Itu hak mereka ya untuk menutup gerai atau bagaimana, kita tidak ada komentar mengenai hal tersebut,” kata Yanwardi, Sabtu (3/7/2021).
Yanwardi juga menegaskan, tidak ada pengaruh apapun terkait PAD (Pendapatan Asli Daerah) dengan tutupnya gerai Bakso Sony di Bandar Lampung.
“Gak ada kok, gak akan mempengaruhi pendapatan PAD kita,” ungkapnya. (*)
Video KUPAS TV : LIMA CABANG BAKSO SONY SE BANDAR LAMPUNG DISEGEL!
Berita Lainnya
-
Ribuan Pelanggan PLN Lampung Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen, Aktivitas di Rumah Makin Nyaman dan Lancar
Kamis, 14 Mei 2026 -
Mahasiswa Terbaik Teknik Elektro Universitas Teknokrat Indonesia Terapkan PLTS untuk Pertanian Hidroponik Berkelanjutan di Lampung
Kamis, 14 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Bantah Arinal Terlibat Korupsi Dana PI 10 Persen: Sepeser Pun Tidak Pernah Menerima Uang
Rabu, 13 Mei 2026 -
Kuasa Hukum Sebut Kasus Dana PI 10 Persen Janggal, Ana Sofa Yuking: Kerugian Negara Saja Tidak Ada
Rabu, 13 Mei 2026








