Gelombang Kedua Pandemi Tak Ada Tambahan Perusahaan Tutup, PKWT Malah Meningkat
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung, Wan Abdurrahman, saat dimintai keterangan, Senin (5/7/2021). Foto: Rohmah/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bandar Lampung, Wan Abdurrahman menyampaikan, gelombang kedua pandemi, tidak ada tambahan perusahaan yang tutup. Namun Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) malah meningkat, Senin (5/7/2021).
Wan Abdurrahman menyebutkan, ada 250 PKWT yang didaftarkan oleh perusahaan di Bandar Lampung hari ini.
"Biasanya PKWT itu hitungnya per dua minggu. Rata-rata penambahan PKWT itu 20 orang saja, tapi minggu ini bertambah banyak,” kata Wan, saat dimintai keterangan.
Sebagian besar PKWT tersebut berasal dari perusahaan kurir atau pengantar barang dan perusahaan seafood yang mempekerjakan karyawan untuk membersihkan ikan untuk diekspor ke luar negeri.
"Kalau hari ini dari JNE dan PT Phillips Seafood. Mungkin karena pandemi banyak yang belanja online, jadi jasa kurir banyak dibutuhkan,” lanjutnya.
Hal ini juga mengartikan bahwa produktivitas perusahaan di Bandar Lampung semakin meningkat, sehingga perekonomian dan permintaan pekerja juga semakin baik.
Tapi Wan menambahkan, memang belum ada penambahan perusahaan baru yang mendaftar di dinas tenaga kerja.
"Begitupun dengan Pekerja Penuh Waktu, belum ada penambahan dari perusahaan-perusahaan yang melakukan PHK saat pandemi ini,” terangnya.
Meskipun PKWT ini sifatnya hanya tempo waktu, namun Ia mengaku senang karena masyarakat bisa bekerja, sehingga tingkat pengangguran berkurang. (*)
Video KUPAS TV : GUBERNUR ARINAL MINTA KUPAS TUNTAS KAWAL PEMBANGUNAN DI LAMPUNG
Berita Lainnya
-
Nuzulul Qur’an di Kodam Raden Inten, Pangdam Ajak Prajurit Perkuat Iman
Selasa, 17 Maret 2026 -
PLN UID Lampung Apresiasi Tim Relawan di Aceh Pasca Bencana
Selasa, 17 Maret 2026 -
Sungai Budi Group Salurkan 76.500 Paket Sembako Sambut Idul Fitri 1447 H
Selasa, 17 Maret 2026 -
Penduduk Provinsi Lampung Bertambah pada Akhir 2025, Capai 9,27 Juta Jiwa
Selasa, 17 Maret 2026








