• Sabtu, 16 Mei 2026

Perihal Pemecatan Sepihak Puluhan Pasukan Oranye, Ini Tanggapan Kadis DLH Pesibar

Rabu, 07 Juli 2021 - 13.33 WIB
80

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pesisir Barat, Husni Aripin, saat di mintai keterangan, Rabu, 7/07/2021, Foto : Echa/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Husni Aripin menegaskan tidak ada indikasi pemecatan secara sepihak kepada pasukan oranye atau petugas kebersihan yang ada di Pesisir Barat.

"Tidak ada pemberhentian secara sepihak oleh dinas lingkungan hidup, kita hanya berupaya untuk meningkatkan kebersihan dilingkungan pesisir barat dengan melakukan pergantian tenaga kebersihan berdasarkan kinerja dalam arti luas," ucapnya saat di wawancara, Rabu, (7/07/2021).

Baca juga : Pemecatan Sepihak, Puluhan Pasukan Oranye Gelar Aksi di DLH Pesibar

Husni juga mengungkapkan sebelumnya memang tidak ada pemberitahuan mengenai pergantian pasukan oranye tersebut dikarenakan memang sistem kerja berbeda dengan tenaga kontrak sehingga pihaknya tidak menyampaikan pemberitahuan sebelumnya.

"Kita memang tidak memberikan pemberitahuan sebelumnya, dikarenakan sistem kerja dari pasukan oranye ini kan berbeda dengan tenaga kontrak, tetapi kami sudah menjelaskan sebelumnya bahwa ini dilakukan sebagai upaya pemerintah untuk meningkatkan kebersihan lingkungan yang ada di Pesisir Barat," tambahnya.

Ia menuturkan pergantian ini merupakan bentuk evaluasi kinerja dari pada pasukan oranye dan diharapkan dengan adanya evaluasi tersebut akan ada perubahan.

Husni menyampaikan pemkab menginginkan kebersihan yang ada di Pesisir Barat ini mengalami perubahan dari hari ke hari, dan mempertimbangkan solusi dan bagaimana meningkatkan kebersihan tersebut ada dua cara.

"Pertama menambah tenaga kebersihan, kedua menambah atau memaksimalkan peralatan yang ada, seperti bentor pengangkut sampah, dump truck sampah, dan peralatan lain yang kiranya urgent untuk keperluan peningkatan kebersihan yang ada di Pesisir Barat," kata Husni.

Namun kata Husni anggaran dari APBD Pesisir Barat masih sangat kecil sehingga untuk menambah tenaga kebersihan ataupun peralatan kebersihan tersebut tidak memungkinkan, dan itu yang menjadi dasar bagi DLH untuk melakukan evaluasi terhadap pergantian tenaga kebersihan.

Terkait adanya gaji yang belum dibayarkan oleh DLH kepada tenaga kebersihan Husni menegaskan sudah membayar semua gaji dari tenaga orange tersebut.

"Masalah gaji saya berani pertanggung jawabkan, karena memang sudah kita bayarkan semua, memang pada bulan januari mereka tidak gajian dikarenakan uang apbd belum cair waktu itu tetapi di bulan februari itu sudah di bayarkan gaji 2 bulan kerja," tegas Husni.

Lalu dari bulan maret sampai desember 2020 Husni mengatakan sudah membayarkan semua gaji dari pada petugas kebersihan tersebut.

Total petugas kebersihan yang dilakukan pergantian yaitu 107 orang dan hingga kini petugas kebersihan baru yang sudah menggantikan petugas sebelumnya baru sekitar 86 orang yang masuk.

"Total petugas yang di lakukan pergantian ada 107 orang, dan yang sudah masuk yang baru ini baru 86 orang yang tercatat," pungkas Husni. (*)

Video KUPAS TV : KANTOR DISDUKCAPIL LAMTENG TUTUP AKIBAT COVID

Editor :