12 Ekor Gajah Liar Kembali Dekati Permukiman Warga Suoh Lambar
Pantauan melalui GPS Collar, kawanan gajah sempat berjarak sekitar 150 meter dari permukiman warga. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Sebanyak 12 ekor gajah liar penghuni kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) kembali mendekati permukiman warga dusun Karang Sari, Pekon Sumber Agung, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat pada Senin (19/7/2021) malam.
Camat Suoh, Mandala Harto mengatakan, berdasarkan pantauan melalui GPS Collar, kawanan gajah tersebut sempat berjarak sekitar 150 meter dari permukiman warga perbatasan dengan Pekon Tugu Ratu yang merupakan permukiman padat penduduk.
"Kawanan gajah memang sering keluar dari TNBBS, jadi ini bukan kali pertama. Namun untuk dusun Karang Sari baru kali ini didatangi gajah dalam 20 tahunan terakhir," ungkap Mandala, saat dihubungi kupastuntas.co, Selasa (20/7/2021) siang.
Setelah mendapat informasi kawanan gajah mendekati permukiman, pihaknya bersama petugas TNBBS Resort Suoh, TNI, Polri, aparatur Pekon, dan warga melakukan ronda agar kawanan gajah tidak masuk ke permukiman warga.
Saat ini lanjut Mandala, kawanan gajah sudah menjauh dari permukiman warga. Namun warga tetap diminta waspada dan meningkatkan kewaspadaan karena gajah masih dimungkinkan kembali.
"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa karena memang tidak ada interaksi warga dengan gajah. Hanya saja beberapa tanaman pisang warga dirusak kawanan gajah," terangnya.
"Kedepan warga sudah kita minta untuk mengaktifkan ronda untuk berjaga-jaga," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : POLRES PRINGSEWU TANGKAP 14 PENCURI, DUA ORANG DITEMBAK
Berita Lainnya
-
Jadi Salah Satu Ikon Lampung Barat, Pengunjung Keluhkan Kerusakan Fasilitas Taman Ham Tebiu
Kamis, 01 Januari 2026 -
Atlet Pencak Silat Lampung Barat Sabet 10 Medali di PSIB Cup, Bupati Parosil Beri Penghargaan
Kamis, 01 Januari 2026 -
Bupati Parosil Tagih Kontribusi BUMD, Targetkan Pesagi Mandiri Dongkrak PAD 2026
Rabu, 31 Desember 2025 -
2.296 PPPK Paruh Waktu Pemkab Lambar Dilantik, Bupati Singgung Evaluasi Status di Era Prabowo
Senin, 29 Desember 2025









