• Selasa, 28 September 2021

230 Pendaftar CPNS Bandar Lampung Tak Lolos Verifikasi

Senin, 02 Agustus 2021 - 11.46 WIB
176

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung, Wakhidi. Foto: Rohmah/Kupastuntas.co

Bandar Lampung, Kupastuntas.co - Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Bandar Lampung, Wakhidi menyampaikan dari 1624 pelamar CPNS di Bandar Lampung, ada 230 pendaftar yang tak lolos verifikasi.

“Kesalahan rata-rata dari mereka itu ada pada surat lamaran, masih tidak sesuai dengan format yang dimintai pada pengumuman,” ungkapnya.

Kesalahan tersebut, lanjutnya, misalnya pada penulisan surat lamaran yang seharusnya memakai tinta hitam tapi malah ditulis menggunakan tinta biru, atau masih diketik.

“Ada juga yang kualifikasinya pendidikan, seperti bidan, seharusnya di puskesmas itu klinis, bukan pendidik, karena akan menangani langsung,” ungkapnya.

“Kemudian untuk tenaga kesehatan ada juga yang masa berlaku STR-nya sudah habis, itu kan tidak boleh,” tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa nantinya akan ada masa sanggah selama tiga hari sesuai dengan yang ada pada pengumuman secara online di website https://sscasn.bkn.go.id.

“Bisa ajukan sanggah itu seandainya jika kualifikasi pendidikan benar, tapi yg diuplaod salah, atau seharusnya ijazah asli yang diunggah, tapi di sistem fotokopi,” katanya.

Ia juga menambahkan untuk pengumuman pelamar yang lolos seleksi administrasi bisa cek pada website SSCASN.

Dan untuk formasi PPPK lanjutnya,  tidak ada pendaftar yang tidak lolos verifikasi.“Kalau formasi PPPK itu langsung dari Kemendikbud ya, dan data di kita ada 2827 pelamar, dan semua lolos,” kata Wakhidi ketika dimintai keterangan, Senin (2/8/2021).

Pada formasi CPNS yang paling diminati antara lain formasi Ahli Pertama - Bidan dengan jumlah pendaftar sebanyak 559 pendaftar dan Terampil - Bidan sebanyak 505 pendaftar. Sedangkan untuk pendaftar yang paling sedikit peminat adalah Ahli Pertama - Dokter Gigi dengan pendaftar sebanyak 9 orang. 

Kemudian untuk formasi PPPK yang paling diminati yaitu Ahli Pertama - Guru Kelas dengan pendaftar sebanyak 888 orang. Sedangkan untuk yang paling sedikit peminat adalah Ahli Pertama - Guru Seni Budaya yaitu sebanyak 14 orang. (*)