Asisten I Qoudrotul : 90 Persen Pasien Covid-19 di Lampung Belum Vaksin
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Lampung Qoudrotul Ikhwan saat dimintai keterangan. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Lampung Qoudrotul Ikhwan, menyebutkan jika 90 persen pasien yang terpapar Covid-19 di Provinsi Lampung belum menjalani vaksinasi.
"90 persen lebih dari yang terinfeksi Covid-19 itu memang yang belum divaksin. Kalau yang sudah divaksin insyaallah tidak terlalu fatal," ungkap Qoudrotul saat dimintai keterangan, Kamis (5/8/2021).
Ia melanjutkan, pihaknya mengaku siap untuk melakukan vaksinasi secara maraton kepada sasaran penerima. Namun hal tersebut tentunya perlu diimbangi oleh ketersediaan vaksin nya sendiri yang dikirim oleh pemerintah pusat.
"Jumlah vaksin yang disalurkan dari pusat sangat minim. Jika penilaian vaksinasi di Lampung rendah itu memang benar. Karena pengiriman sangat minim jika dibandingkan dengan kebutuhan," ungkapnya.
Menurutnya, jika ingin mencapai herd immunity atau kekebalan kelompok maka masyarakat Lampung yang harus menjalani vaksinasi mencapai 50 hingga 70 ribu untuk setiap harinya.
"Jadi kalau jatah untuk Lampung saja hanya 120 ribu ya itu hanya cukup untuk dua hari. Ini yang sedang kita upayakan. Mari kita sama-sama mendorong pemerintah pusat untuk menyalurkan vaksin yang lebih untuk Lampung," jelasny.
Ia juga mengatakan jika pemerintah Provinsi Lampung terus berusaha untuk menurunkan kasus persebaran Covid-19 di wilayahnya. Namun hal tersebut harus diimbangi oleh perilaku masyarakat yang sadar protokol kesehatan.
"Kita akan berupaya semaksimal mungkin. Makanya mohon kesadaran bersama. Karena ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi tugas kita semua. kita sedang perang. artinya kita harus bergandengan tangan semua pihak kita bersama sama mengatasi," bebernya.
Sementara itu berdasarkan data terkahir yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung menyebutkan jika sasaran vaksinasi di Lampung sebanyak 6.645.226 orang. Sementara yang sudah mendapatkan suntikan dosis pertama sebanyak 620.300 atau 9.33 persen.
Jumlah tersebut terbagi menjadi beberapa target sasaran. Diantarnya tenaga kesehatan yang menyasar 35.601 orang sementara yang sudah di vaksin 36.400 atau 102.36 persen.
Selanjutnya petugas pelayanan publik 409.854 dan yang sudah di vaksinasi 379.327 atau 92.55 persen. Masyarakat lanjut usia target sasaran 704.246 yang sudah di vaksinasi 49.497 atau 7.03 persen.
Kemudian masyarakat rentan dan umum total sasaran 4.615.322 yang sudah di vaksinasi 154.733 atau 3.35 persen dan remaja target sasaran 88.203 dan yang sudah di vaksinasi 303 orang atau 0.03 persen. (*)
Berita Lainnya
-
Kualitas Diakui Global, Minat Siswa Terhadap Kampus Islam Negeri Terus Meningkat
Sabtu, 04 April 2026 -
Aniaya Marbot, Dua Jukir di Bandar Lampung Ditangkap Polisi
Sabtu, 04 April 2026 -
Pemprov Lampung Kembali Salurkan Bantuan Rp1 Juta untuk Jemaah Haji 2026
Sabtu, 04 April 2026 -
Kisah Delitha Inkia Fristky Alumni S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Jajaki Karir di Perbankan
Sabtu, 04 April 2026








