Ratusan CPMI Asal Lampung Jalani Vaksinasi Sebelum Berangkat ke Negara Penempatan
Suasana vaksinasi CPMI yang berlangsung di kantor UPT BP2MI Bandar Lampung. Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ratusan Calon Pekerjaan Migran Indonesia (CPMI) asal Provinsi Lampung menjalani vaksinasi Covid-19 sebelum diberangkatkan menuju negara penempatannya masing-masing.
Kepala UPT Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Bandar Lampung Ahmad Salabi mengatakan, dalam pelaksanaan vaksinasi ini pihaknya bekerjasama dengan Poltekes Tanjung Karang dan juga Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
"Calon PMI yang menjalani vaksinasi di Dinas Kesehatan ada 73 orang. Sementara yang dari Poltekes ada 150 dosis. Tahap awal 20 orang sudah disuntik dan hari ini 130 orang," ungkapnya saat dimintai keterangan, Kamis (5/8/2021).
Ia melanjutkan, ratusan CPMI yang menjalani vaksinasi tersebut berasal dari beberapa daerah seperti Lampung Timur, Lampung Tengah, Lampung Selatan dan Metro dengan tujuan negara penempatan Hongkong, Taiwan dan korea.
"Nanti jika masih ada keinginan dari BLK ataupun LPK yang meminta untuk dilaksanakan vaksinasi kepada CPMI maka mereka harus daftar dan akan kita fasilitasi dengan melakukan pengajuan ulang ke Poltekes," bebernya.
Menurut Salabi, CPMI yang menjalani vaksinasi tersebut telah terdaftar di Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Luar Negeri (SiskoTKLN) dan telah memiliki paspor sehingga siap untuk diberangkatkan ke negara penempatan.
"Jadi yang di vaksin ini tengah menjalani pelatihan dan sudah terdaftar disistem dan sudah punya paspor. Sehingga ketika negara penempatan sudah buka dan pelatihan sudah selesai maka siap untuk diberangkatkan," katanya lagi.
Dikonfirmasi terpisah salah seorang CPMI, Wahyu Indah Saputri (22) warga Lampung Timur yang akan berangkat ke negera penempatan Hongkong mengaku sangat terbantu dengan adanya vaksinasi tersebut.
"Alhamdulillah diberikan fasilitas, jadi nanti ketika sudah siap berangkat syaratnya sudah lengkap. Karena naik pesawat sekarang kan harus pakai bukti vaksin," tuturnya. (*)
Video KUPAS TV : MASYARAKAT LAMPUNG DIMINTA TIDAK GELAR LOMBA 17 AGUSTUS
Berita Lainnya
-
Kualitas Diakui Global, Minat Siswa Terhadap Kampus Islam Negeri Terus Meningkat
Sabtu, 04 April 2026 -
Aniaya Marbot, Dua Jukir di Bandar Lampung Ditangkap Polisi
Sabtu, 04 April 2026 -
Pemprov Lampung Kembali Salurkan Bantuan Rp1 Juta untuk Jemaah Haji 2026
Sabtu, 04 April 2026 -
Kisah Delitha Inkia Fristky Alumni S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Jajaki Karir di Perbankan
Sabtu, 04 April 2026








