Stok Alat Rapid Antigen di Pesibar Masih Aman
Kepala Bidang Pelayanan Dan Sumber Daya Kesehatan Arfi Julizar. Foto: Doc/kupastuntas.co
Pesisir Barat, Kupastuntas.co - Ketersediaan alat rapid antigen di kabupaten Pesisir Barat masih aman. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Dan Sumber Daya Kesehatan pada Dinas Kesehatan Pesisir Barat, Arfi Julizar.
"Untuk stok alat rapid antigen kita saat ini masih tersedia 375 unit di gudang farmasi, dan untuk ketersediaan di puskesmas dan juga RS dari laporan yang kita dapat juga masih aman untuk saat ini," ucap Arfi saat dimintai keterangan, Kamis, (5/08/2021).
Arfi mengatakan untuk ditiap-tiap puskesmas pemakaiannya selalu berjalan sehingga pihaknya tidak bisa memastikan berapa jumlah angka alat rapid antigen yang tersedia di puskesmas dan juga RS.
"Untuk ketersediaan alat rapid antigen di puskesmas kita tidak memastikan jumlah angkanya berapa, karena memang kan setiap hari alat rapid antigen terus digunakan sehingga tidak bisa dipastikan karena angkanya bergerak terus," tambahnya.
Namun Arfi memastikan untuk ketersediaan alat rapid antigen di tiap puskesmas yang ada di Pesisir Barat selalu tersedia.
"Untuk ketersediaan mudah-mudahan dapat kita pastikan selalu ada, karena memang dari puskesmas sendiri jika ketersediaan alat rapid sudah menipis mereka langsung mengirimkan laporan untuk dikirimkan stok yang baru dari gudang farmasi kita," kata Arfi.
Arfi menuturkan pihaknya selalu berupaya untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat pesisir barat baik itu kebutuhan vaksin, oksigen, bahkan alat rapid pun selalu di upayakan untuk selalu tersedia agar masyarakat pesisir barat tidak mengalami kendala dalam mendapatkan penanganan.
"Kita tentunya terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat khususnya di pesisir barat, karena memang dari tenaga kesehatan sendiri menjadi garda terdepan untuk pencegahan dan penanganan covid-19," tambahnya.
Walaupun demikian Arfi mengatakan dinas kesehatan ataupun satgas covid-19 dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat pekon masih perlu dukungan dari masyarakat.
"Karena tidak akan berhasil suatu program yang dibuat tanpa adanya dukungan dari masyarakat itu sendiri, jika hanya mengandalkan tenaga kesehatan dan juga pemerintah tentu akan sulit untuk terealisasi, sehingga kita berharap kita bersama-sama dapat memutus rantai penyebaran covid-19," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : BUPATI LAMPUNG TENGAH SIDAK PEMBANGUNAN JALAN
Berita Lainnya
-
Satu Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Kakak Beradik di Pesisir Barat Belum Juga Dilimpahkan ke Pengadilan
Kamis, 07 Mei 2026 -
Kabur Bawa Uang Sewa Alat Berat, Operator Excavator Asal Pesibar Ditangkap di Bekasi
Kamis, 30 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Sosialisasikan Call Center 110 di Pesisir Barat
Selasa, 28 April 2026 -
Reses di Pesisir Barat, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Judol serta Pinjol
Selasa, 28 April 2026








