Rumah Sakit Darurat Covid-19 Asrama Haji Siap Digunakan
Menteri BUMN, Erick Thohir, didampingi Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Dirut Pertamedika IHC dr Fathema Djan Rahmat dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, , saat meninjau kesiapan rumah sakit darurat, Minggu (8/8/2021). Foto: Ria/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Rumah Sakit darurat penanganan Covid-19 yang didirikan oleh PT Pertamina Bina Medika Indonesia Healthcare Corporation (Pertamedika IHC), yang berlokasi di Asrama Haji, Bandar Lampung telah siap digunakan.
Hal tersebut terungkap saat Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, meninjau kesiapan rumah sakit darurat yang didampingi oleh Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Dirut Pertamina Nicke Widyawati, Dirut Pertamedika IHC dr Fathema Djan Rahmat dan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Minggu (8/8/2021).
"Dengan semakin banyak fasilitas dan program penanganan pasien Covid-19 bergejala sedang hingga kritis, maka kasus kematian karena pandemi yang masih tinggi bisa ditekan seminimal mungkin," kata Erick Thohir, saat dimintai keterangan.
Ia melanjutkan, rumah sakit Pertamina Bintang Amin yang eksistensi Asrama Haji Lampung, merupakan rumah sakit kedua yang dikonversi dari asrama haji menjadi rumah sakit khusus Covid-19. setelah sebelumnya PT Pertamina Bina Medika IHC mengkonversi Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.
"Langkah yang dilakukan Pertamedika IHC ini merupakan bukti komitmen perusahaan-perusahaan BUMN dalam memastikan, hadirnya negara untuk menyiapkan fasilitas dan program percepatan penanganan pasien Covid-19 di situasi kritis," lanjutnya.
Menurutnya, rumah sakit ekstensi rujukan Covid-19 di Lampung ini memiliki 5 lantai dengan luas bangunan 3.944 m2 dan memiliki kapasitas hingga 200 tempat tidur yang akan disiapkan secara bertahap.
Pada tahap pertama akan dioperasikan 51 tempat tidur yang terdiri dari 20 tempat tidur IGD ICU yang dilengkapi ventilator. Selanjutnya empat tidur HCU dan tiga tempat tidur IGD di lantai 1, serta 24 tempat tidur ruang rawat isolasi di lantai 2.
Kemudian pada tahap berikutnya akan dioperasikan 72 tempat tidur ruang rawat isolasi untuk lantai 3, 4 dan lantai 5.
"Selain dilengkapi dengan alat-alat canggih seperti Ventilator, CCTV untuk setiap pasien, penggunaan SYSMEX dan OSS sebagai pendukung Teknologi Informasi, rumah sakit ini juga memiliki fasilitas Laboratorium, Instalasi Farmasi, hingga Command Room yang bisa memantau kondisi pasien 24 jam," terangnya.
Sementara untuk tenaga kesehatan, Pertamedika IHC telah menyiapkan 26 Dokter umum, 14 Dokter Spesialis, 45 perawat, serta tenaga kesehatan dan penunjang medis lainnya untuk memastikan operasional Asrama Haji Lampung.
Direktur Utama PT Pertamina, Nike Widyawati, turut menghadiri peresmian rumah sakit darurat Covid-19 di Provinsi Lampung, Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin ekstensi Asrama Haji Lampung.
"Rencana selasa sudah bisa beroperasi untuk masyarakat," ujar Nike di Gedung Multazam, Asrama Haji Rajabasa Lampung.
Sementara itu, Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menambahkan, pengalihan fungsi asrama haji menjadi fasilitas kesehatan untuk penanganan pasien Covid-19 merupakan komitmen untuk bersama-sama menanggulangi kebutuhan ruang rawat untuk gelaja berat dan kritis yang terus meningkat.
"Saat ini, Kementerian Agama memiliki 31 asrama haji di seluruh Indonesia. Sebanyak 25 siap digunakan untuk keperluan penanganan Covid-19, baik untuk rumah sakit darurat maupun untuk keperluan isoman. Kolaborasi dengan Kementerian BUMN dan juga Pertamedika IHC saat ini merupakan bentuk komitmen kami untuk mencari solusi bersama agar pasien dengan gejala berat bisa segera ditangani," jelasnya. (*)
Video KUPAS TV : PBB LAMPUNG SALURKAN RATUSAN PAKET BANTUAN UNTUK WARGA ISOMAN
Berita Lainnya
-
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026 -
PLN UID Lampung Dorong 100 Persen Kendaraan Operasional Berbasis EV
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Tembak di Tempat Pelaku Begal, Instruksi Kapolda Lampung Dinilai Sejalan dengan Hukum Progresif
Jumat, 15 Mei 2026 -
Muhammad Fari Madyan Alumnus Universitas Teknokrat Indonesia Sukses Bangun Ekosistem Digital Lampung hingga Tembus Perusahaan Internasional
Jumat, 15 Mei 2026








