Permintaan Meningkat, Stok Plasma Konvalesen dan Darah PMI Lampung Menipis
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandar Lampung, Dokter Aditya M. Biomet. Foto: Tasya/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Akibat permintaan meningkat, stok plasma konvalesen dan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung mulai menipis.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Bandar Lampung, Dokter Aditya M. Biomet mengatakan sedikitnya stok plasma konvalesen dan darah ini karena kurangnya warga dalam melakukan donor darah.
"Kebutuhannya juga sudah sangat luar biasa banyaknya, pasti ada banyak benturan-benturannya, tapi tidak masalah, kita coba urai pelan-pelan," jelasnya, Selasa (10/8/2021).
Aditya menambahkan, bahwa stok darah hari ini jumlahnya sedikit dibanding dengan antrean permintaannya. Masyarakat juga dapat melihat ketersediaan stok darah di aplikasi donorku.
Berdasarkan data yang sudah diperbarui hari ini (10/8), stok darah plasma konvalesen ada 4 kantong dengan rincian golongan A sebanyak 2 kantong, golongan B sebanyak 1 kantong, golongan AB sebanyak 0 kantong dan golongan O sebanyak 1 kantong.
Sementara itu, antrian permintaan plasma konvalesen adalah sebanyak 25 dengan rincian golongan A sebanyak 2 kantong, golongan B sebanyak 4 kantong, golongan AB sebanyak 7 kantong dan golongan O sebanyak 12 kantong.
Menurut data dari PMI Lampung, pendistribusian darah sejak Desember 2020 sebanyak 299 kantong. Rincian golongan A sebanyak 81 kantong, golongan B sebanyak 82 kantong golongan AB sebanyak 29 kantong dan golongan O sebanyak 107 kantong. (*)
Video KUPAS TV : PENYELUNDUPAN GANJA 28 KG DI BAKAUHENI TERBONGKAR
Berita Lainnya
-
Aniaya Marbot, Dua Jukir di Bandar Lampung Ditangkap Polisi
Sabtu, 04 April 2026 -
Pemprov Lampung Kembali Salurkan Bantuan Rp1 Juta untuk Jemaah Haji 2026
Sabtu, 04 April 2026 -
Kisah Delitha Inkia Fristky Alumni S1 Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Jajaki Karir di Perbankan
Sabtu, 04 April 2026 -
Curanmor di Tanjung Karang, Pelaku Lepaskan Tembakan ke Udara Saat Dipergoki Warga
Sabtu, 04 April 2026








