Bawa 21 Gram Tembakau Gorilla, Remaja di Bandar Lampung Ditangkap Polisi
Pelaku dan barang bukti saat diamankan di Mapolresta Bandar Lampung. Foto: Tasya/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Bawa 21 gram tembakau gorilla, remaja di Bandar Lampung ditangkap Tim operasional Satuan Reserse (Satres) Narkoba Bandar Lampung pada Senin (16/8/2021), sekira pukul 17.00 WIB.
Sebelumnya, petugas mendapatkan informasi dari masyarakat jika di kediamannya pelaku Egha Harry Darmawan (22), di Jalan St. Slamet kelurahan Kedamaian kecamatan Kedamaian, sering terjadi transaksi Narkotika.
Saat penangkapan, petugas mengamankan barang bukti, diantaranya satu plastik tembakau gorilla seberat 21 gram, satu kotak warna cokelat dan kaus warna abu-abu.
Kepala Satuan Reserse Narkoba Bandar Lampung, Kompol Zainul Fachri mengatakan, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, pihaknya langsung turun ke lokasi.
"Sampai di TKP, tim melakukan observasi dan pengawasan dan berhasil mengamankan tersangka yang saat itu bawa satu kotak berwarna coklat diduga Narkotika jenis Tembakau Gorilla yang hendak dibawa oleh kerabat nya yang diduga adalah tersangka," ungkap Zainul, saat dihubungi kupastuntas.co, Selasa (17/8/2021).
Ia melanjutkan, saat tersangka disuruh membuka kotak yang dibawanya, ternyata benar isinya tembakau gorilla yang terbungkus kaos berwarna abu-abu yang baru diambil oleh tersangka dari jasa ekspedisi barang.
"Tersangka sudah diamankan dan dibawa ke Satuan Narkoba Polresta Bandar Lampung untuk pemeriksaan lebih-lanjut," tutupnya (*)
Video KUPAS TV : MELAWAN SAAT DITANGKAP, MALING MOTOR DITEMBAK POLISI
Berita Lainnya
-
Gubernur Mirza Lepas 445 Jemaah Haji Kloter 7 Asal Bandar Lampung
Minggu, 26 April 2026 -
Gus Ipul: PBNU Kebut Persiapan Muktamar NU ke-35, Target Digelar Awal Agustus 2026
Minggu, 26 April 2026 -
Sekolah Rakyat di Kota Baru Ditarget Rampung Juli 2026, Siap Tampung 1.000 Siswa
Minggu, 26 April 2026 -
Achmad Yudi Wahyudin Paparkan Strategi Peningkatan Mutu Kinerja Manajemen Universitas Teknokrat Indonesia Berbasis Framework Appliedhe
Minggu, 26 April 2026








