Antusias Masyarakat Tinggi, Vaksinasi di Puskesmas Kalianda Membeludak
Kerumunan dalam kegiatan vaksinasi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kalianda Lampung Selatan (Lamsel). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Video singkat yang menampilkan kerumunan dalam kegiatan vaksinasi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Kalianda Lampung Selatan (Lamsel) beredar di grup-grup 'whatsapp', Senin (23/08/2021) pagi.
Dalam video itu, terlihat banyak sekali warga yang antusias untuk mendapatkan vaksin Covid-19 hingga rela berdesak-desakan tanpa menerapkan protokol kesehatan.
Bahkan, dalam video itu terdengar pula warga yang berteriak-teriak karena diduga kecewa atas kerumunan yang terjadi.
"Ini yang dikatakan orang berkerumun itu ya, Puskesmas Kalianda vaksin hanya 300 orang, sedangkan orang diatas 500 an," kata pengirim video yang enggan disebutkan namanya.
Ketika didatangi ke lokasi vaksinasi, kerumunan warga terlihat sudah terurai dan aparat kepolisian sektor (Polsek) Kalianda pun sudah berjaga di lokasi.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, dirinya harus kecewa karena kuota vaksinasi sudah penuh.
"Kuota nya sudah penuh kata petugas, jadinya saya pulang lagi," tuturnya.
Kapolsek Kalianda AKP Mulyadi Yakub ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya langsung mendatangi UPT Puskesmas Kalianda untuk mengurangi kerumunan.
"Alhamdulillah sudah diurai kerumunannya," kata AKP Mulyadi Yakub.
Dia mengatakan, pihaknya akan terus berjaga hingga vaksinasi Covid-19 di UPT Puskesmas Kalianda pada hari ini selesai.
"Tinggal melayani yang sudah mendaftar, anggota kita masih bantu sampai sore," jelasnya. (*)
Video KUPAS TV : KAWANAN MALING GASAK MOTOR TRAIL DI PERUMAHAN, TEREKAM CCTV
Berita Lainnya
-
Polisi Imbau Wisatawan Waspada Arus Laut Saat Libur Lebaran di Pantai Lampung Selatan
Minggu, 22 Maret 2026 -
408 Napi Lapas Lampung Selatan Terima Remisi Lebaran, 2 Diantaranya Bebas
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Ketika 67 Kg Sabu Selip di Arus Mudik
Jumat, 20 Maret 2026 -
H-3 Lebaran, Pergerakan Mudik Jawa–Sumatera Tembus Ratusan Ribu Orang
Kamis, 19 Maret 2026








