Painem Tetap Bersyukur Masih Bisa Bekerja Mengupas Kayu Gelam Ditengah Pandemi
Para pekerja buruh harian pengupas kayu gelam di Desa Karang Anom, Mesuji. Foto: Komang/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Mesuji - Para pekerja buruh harian pengupas kayu gelam di Desa Karang Anom, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji merasa bersyukur. Pasalnya mereka ditengah pandemi Covid-19 masih bisa bekerja.
Salah satu pekerja buruh harian pengupas kayu gelam, Painem (80) mengaku, kesehariannya dalam mengupas kayu gelam dengan panjang 4,20 meter mendapat bayaran Rp500.
Dirinya saat ini baru mengupas 21 batang kayu gelam. Namun Painem mengatakan dirinya bisa mendapatkan 75 kayu gelam selama sehari.
"Kalau saya sudah tua jadi tidak deres ke kebun Mas, ini kerjaan saya sehari-hari sekarang. Tetapi lumayan buat tambah-tambah," ucap Painem, saat ditemui kupastuntas.co, Rabu (1/9/2021).
Menurut Painem, pendapatannya dalam sehari tergantung jumlah kayu gelam yang dikupas. Apabila Painem mengupas kayu gelam sebanyak 75 per hari, maka pendapatan Painem sehari mencapai Rp37.500.
Walaupun hanya Rp37.500, Painem tetap bersyukur dan merasa senang. Painem juga mengungkapkan dirinya dan kawan - kawannya bersyukur diberikan kesehatan.
"Alhamdulillah kami yang bekerja mengupas kayu gelam sehat, tidak ada yang terpapar Covid-19," ungkap Painem.
Painem juga menceritakan bahwa dirinya sudah sekitar 20 Tahun bekerja sebagai pengupas kayu gelam di tempat dirinya saat ini bekerja.
"Lumayan lama. Saya bekerja sebagai pengupas kayu gelam disini, kurang lebih sudah 20 Tahun," ujarnya.
Senada, Roswati (50) yang sedang bekerja mengupas kayu gelam dengan Painem juga mengaku pekerjaan tersebut sebagai kerjaan tambahan.
Setelah pulang deres dari kebun, Roswati bekerja mengupas kayu Gelam. Dirinya mengaku sehari bisa mendapatkan 50 batang kayu.
"Kalau hujan kan tidak deres ke kebun, jadi kami kerja mengupas kayu Gelam," ujar Roswati.
"Jadi kami selalu ada pemasukan sehari-hari. Baik pemasukan dari deres kebun atau mengupas kayu gelam," tutup Roswati. (*)
Video KUPAS TV : KAPAL NELAYAN 3 MINGGU HILANG, BASARNAS HENTIKAN PENCARIAN
Berita Lainnya
-
Warga Desa Wiralaga Mesuji Ditembak Tetangga Sendiri, Polisi Buru Pelaku
Kamis, 12 Februari 2026 -
Dikira Air Mineral, Petani di Mesuji Tak Sadarkan Diri Usai Minum Obat Rumput
Rabu, 11 Februari 2026 -
Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 TNI AU Uji Coba Pendaratan di Tol Mesuji
Rabu, 11 Februari 2026 -
Konten Kreator di Lampung Diperkosa 2 Pemuda, iPhone dan Motor Dirampas
Senin, 09 Februari 2026









