Polda Kaji Opsi Penghitungan Kerugian Negara Selain BPK RI Pada Kasus Engsit
Pengerjaan proyek jalan nasional Ir. Sutami-Sribhawono-Simpang Sribhawono senilai Rp143 miliar oleh PT Usaha Remaja Mandiri (URM) diduga asal selesai. Baru berumur sekitar satu tahun, kondisi jalan sudah bergelombang dan dipenuhi banyak lubang. Foto: Tim/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Polda Lampung masih terus melakukan Penyelidikan terhadap kasus korupsi yang menimpa komisaris PT Usaha Remaja Mandiri (URM) Hengki Widodo alias Engsit, pada proyek Kontruksi Preservasi Rekontruksi Jalan Prof. Dr. Ir. Sutami-Sribawono-Sp. Sribawono Provinsi Lampung.
Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Ditreskrimsus Polda Lampung, Kombes Pol Arie Rachman Nafarin, ia mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.
"Kasus masih tetap berlanjut, untuk uang sebesar Rp 10 miliar masih kita lakukan penyitaan," katanya.
Namun lanjutnya, meski begitu pihaknya masih tetap menunggu hasil kerugian negara audit dari BPK RI, namun ada kemungkinan pihaknya akan menggunakan instansi lainnya yang dapat melakukan perhitungan kerugian negara.
"Kita tetap tunggu hasil dari BPK, kalau masih belum ada hasilnya kita akan gunakan audit lainnya, kita tunggu mungkin sampai 2 minggu lagi kalau tidak ada jawaban dan pemberitahuan apapun, kita pakai yang lain," jelas Arie.
Arie menjelaskan juga bahwa pihak Polda telah mengirimkan surat ke Audit BPK sebanyak 3 kali. "Karena kita sudah 3 kali kita kirim surat ke BPK namun belum ada hasilnya," pungkas nya. (*)
Video KUPAS TV : METRO PPKM LEVEL 3, BELAJAR TATAP MUKA SEBATAS SIMULASI
Berita Lainnya
-
Universitas Teknokrat Indonesia Cetak Lulusan Unggul, Angga Leo Setyawan Sukses Jadi PNS Guru di Mesuji
Kamis, 02 April 2026 -
DPRD Lampung Hadiri Entry Meeting BPK RI, Giri Akbar Tekankan Akuntabilitas Keuangan Daerah
Kamis, 02 April 2026 -
ITERA Sediakan 3.156 Kuota Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, Pendaftaran Ditutup 7 April
Kamis, 02 April 2026 -
Siti Novita Sari, Mahasiswi Universitas Teknokrat Indonesia Jadi Narasumber Dokumenter FIFA-PSSI
Kamis, 02 April 2026








