Kecelakaan di Tol Sumatera KM 52 Lamsel, Satu Orang Meninggal Dunia
Kecelakaan lalulintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 52+700 jalur B, Lampung Selatan (Lamsel), Jumat (03/09/2021) sekira pukul 10.30 WIB.
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Satu orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalulintas di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) KM 52+700 jalur B, Lampung Selatan (Lamsel), Jumat (03/09/2021) sekira pukul 10.30 WIB.
Kecelakaan melibatkan kendaraan truk box dengan nomor polisi B 9865 XXS dan kendaraan fuso dengan nomor polisi BG 8397 FP.
Akibat kejadian itu, 1 orang korban meninggal dunia yakni Jondri Parulian Silaban (17), dan 1 orang korban lainnya Muhammad Firdaus (41) mengalami luka ringan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lamsel AKP Edwin WD mengatakan, kecelakaan bermula ketika kendaraan truk box yang dikemudikan Abdul Rianto Manurung (35) warga kecamatan Sidamanik, kabupaten Simalungun Sumatera Utara melaju di jalur lambat dengan kecepatan rendah.
"Menurut keterangan pengemudi kendaraan truk box, kendaraan truck box bermuatan buah Kelapa melaju di jalur lambat dengan kecepatan rendah beriringan dengan kendaraan Fuso bermuatan Batu Bara," katanya.
Dia melanjutkan, kemudian kendaraan truk box hendak mendahului kendaran Fuso yang dikemudikan Muhammad Firdaus (41) warga kecamatan Semidang, kabupaten OKU Sumatera Selatan, namun ternyata jarak antar 2 kendaraan itu terlalu dekat.
"Sehingga Box bagian sebelah kiri tersangkut pada Bak Fuso bagian belakang sebelah kanan sehingga kendaraan truk Fuso terdorong ke bahu jalan dan kendaraan truk Box tersangkut dibagian belakang sebelah kanan kendaraan Fuso," jelasnya. (*)
Video KUPAS TV : JOKOWI MINTA VAKSINASI DI LAMPUNG TERUS DIGENCARKAN
Berita Lainnya
-
Polisi Imbau Wisatawan Waspada Arus Laut Saat Libur Lebaran di Pantai Lampung Selatan
Minggu, 22 Maret 2026 -
408 Napi Lapas Lampung Selatan Terima Remisi Lebaran, 2 Diantaranya Bebas
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Ketika 67 Kg Sabu Selip di Arus Mudik
Jumat, 20 Maret 2026 -
H-3 Lebaran, Pergerakan Mudik Jawa–Sumatera Tembus Ratusan Ribu Orang
Kamis, 19 Maret 2026








