Polemik RSUD Ryacudu Lampura Belum Temui Titik Terang
RSUD Ryacudu Lampura. Foto: Riki/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Sejumlah permasalahan yang terdapat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ryacudu Kabupaten Lampung Utara, dari Jasa Pelayanan (Jaspel) Nakes yang telah setahun tak terbayar hingga isu pengurangan Nakes tenaga sukarela (TKS) tak memiliki kepastian.
Selain itu, pelayanan kesehatan yang kerap dikeluhkan masyarakat karena ketersediaan obat-obatan yang minim, dan hutang Rp11 Miliar yang dinilai memiliki kejanggalan namun belum adanya keterangan dari Pemkab Lampura maupun Manajemen RSUD Ryacudu terkait hal tersebut.
Asisten I Setdakab Kabupaten Lampura, Mankodri menjelaskan, yang lebih memiliki kewenangan menjelaskan hal tersebut adalah Asisten II Setdakab Lampura yang merupakan Ketua Dewan Pengawas BLUD RSUD Ryacudu.
"Sebelumnya memang sejumlah masalah pernah disampaikan beberapa lembaga, termasuk aksi damai dari Gabungan LSM (Ampera). Memang saat akan disampaikan dalam 10 hari ke depan ke Bupati agar sudah ada jalan keluarnya," kata Mankodri.
Ia juga mengatakan, hal tersebut bukanlah tanggung jawab dirinya, karena saat menemui massa aksi dirinya hanya diperintahkan, sebab yang berwenang tidak di tempat.
Asisten II Setdakab Lampura, Azwar Yazid enggan berkomentar karena saat ini fokus dalam penyelesaian polemik RSUD Ryacudu.
"Saya belum bisa berkomentar, tapi yang jelas kami selaku dewan pengawas RSUD Ryacudu sedang semaksimal mungkin berusaha," pungkas Azwar, Kamis (9/9/2021).
Sementara itu direktur RSUD Ryacudu, dr. Kholif Paku Alamsyah ketika di hubungi via WhatsApp juga enggan berkomentar terkait pemeriksaan pegawai RSUD Ryacudu oleh Polda Lampung.
"Maaf saya belum bisa komentar," singkatnya.
Dirkrimsus Polda Lampung, Kombes Arie Rahman saat dihubungi Kupastuntas.co membenarkan bahwa sebelumnya ada 4 pegawai RSUD Ryacudu Kotabumi telah dipanggil ke Polda Lampung guna dimintai keterangan.
"Memang telah diperiksa 4 orang pegawai RSUD Ryacudu, namun setelah dicek dan diperiksa laporan mereka lengkap semua dan masuk akal, tidak ada indikasi penyimpangan," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : BKN SIAPKAN 7 LOKASI TES SKD CPNS DI LAMPUNG
Berita Lainnya
-
Dari Balik Jeruji Rutan Kotabumi, Penjara Berubah Jadi Markas Penipuan Online
Senin, 11 Mei 2026 -
Kades Kedaton Lampung Utara Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa, Rugikan Negara Rp448 Juta
Jumat, 08 Mei 2026 -
Sedang Cari Ikan, Seorang Pria Tewas Tenggelam di Sungai Abung Way Rarem Lampura
Rabu, 06 Mei 2026 -
TNI Turun Tangan, Bendungan Way Rarem Dibersihkan Demi Selamatkan Irigasi dan Ekonomi Warga
Senin, 20 April 2026








