• Sabtu, 16 Mei 2026

Realisasi PAD Pesibar dari Sektor Retribusi Belum Maksimal

Kamis, 09 September 2021 - 16.52 WIB
73

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pesibar, Kasmir, S. Sos. Foto: Echa/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pesisir Barat (Pesibar) dari sektor retribusi daerah baru mencapai 30,37 persen.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pesibar, Kasmir, S. Sos. mengatakan, target PAD tahun ini mencapai Rp5.777.107.050, sedangkan yang sudah terealisasi hingga saat ini sebesar Rp1.754.678.606.

"PAD tersebut bersumber dari sektor retribusi dari 11 organisasi perangkat daerah yang ada di Pesibar, dan masing-masing OPD hingga kini masih belum memaksimalkan realisasi dari retribusi tersebut," kata Kasmir, Kamis (9/9/2021).

Kasmir mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi salah satu kendala belum terealisasinya PAD retribusi secara maksimal, mengingat pandemi yang saat ini terjadi sangat berpengaruhi terhadap beberapa sektor khususnya perekonomian.

"Jika melihat dari nilai realisasi yang baru mencapai 30,37 persen PAD retribusi kita masih terbilang rendah karena masih jauh dari target realisasi kita tahun ini," lanjutnya.

Kasmir mengatakan, dari 11 OPD yang menjadi sumber retribusi masih ada 1 OPD yang hingga saat ini sama sekali belum menyalurkan pendapatannya ke kas daerah yaitu Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dari sektor menara telekomunikasi.

"Sedangkan untuk 10 OPD lain nya seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) realisasi nya mencapai 151,21%, lalu Dinas Perikanan 66,67%, kemudian Dinas Lingkungan Hidup 64,79%, dan Sekretariat Daerah 57,14%," jelasnya.

Kasmir melanjutkan, Dinas Kesehatan realisasinya mencapai 33,48, lalu Dinas Pariwisata 24,08%, DPMPTSP 23,39, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) 16,91%, dan terakhir Diskoperindag realisasi nya mencapai 16,92%.

Kasmir berharap, realisasi PAD dari sektor retribusi tersebut bisa sepenuhnya terealisasi, sehingga pendapatan daerah bisa lebih maksimal sehingga pelaksanaan pembangunan di Negeri Para Sai Batin dan para ulama bisa berjalan sebagaimana mestinya.

“Kita semua berharap di tengah pandemi Covid-19 yang melanda kita saat ini, realisasi PAD dari sektor retribusi tetap terealisasi secara maksimal, serta OPD yang menjadi sumber retribusi pun diharapkan bisa memaksimalkan peran nya sebagai sumber retribusi pendapatan daerah," pungkasnya. (*)

Video KUPAS TV : BUPATI MUSA AHMAD RESMIKAN PUSAT COMANDO PENANGANAN COVID 19

Editor :