Antisipasi Covid-19 Varian Baru, Dinkes Lambar Minta Waspadai Kedatangan TKI
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Barat, dr. Widyatmoko Kurniawan, Sp.B. Foto: Doc/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Hampir dua tahun terakhir, pandemi wabah vCovid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir meskipun jumlah kasus terkonfirmasi saat ini sudah mulai melandai. Namun World Health Organization (WHO) kembali menemukan varian baru Covid-19 yang disebut MU atau B1621.
Menyikapi hal tersebut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lampung Barat, dr. Widyatmoko Kurniawan, meminta agar warga lebih waspada terhadap kedatangan masyarakat khususnya dari luar negeri seperti kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI).
"Virus varian MU tersebut belum terdeteksi ada di Lampung Barat, namun sebagai langkah antisipasi kita tetap harus waspada dan melakukan pengawasan utamanya kepada TKI yang pulang," ungkapnya, Minggu (19/9/2021).
Wawan, begitus sapaan akrab dr. Widyatmoko Kurniawan, mengimbau agar masyarakat tidak perlu merasa takut yang berlebihan, dengan munculnya varian baru tersebut, dengan catatan terus menerapkan Protokol kesehatan secara ketat.
"Varian Mu adalah mutasi dari virus corona lainnya, yang mungkin memiliki konsentrasi berbeda dari varian lainnya dan telah ditambahkan dalam daftar pantauan WHO sejak 30 Agustus 2021 lalu, sekaligus menjadi varian keempat yang menjadi perhatian khusus WHO, setelah kemunculan varian Alpha, Beta, dan Delta," tuturnya.
Ditambahkan Wawan, virus varian MU menurut WH memiliki tingkat resiko penyebaran yang tergolong rendah, hanya saja varian ini memiliki sejumlah mutasi yang menunjukkan dia bisa lebih tahan terhadap vaksin, sehingga harus tetap diwaspadai agar terjadi penularan.
"Keluar masuknya warga khususnya yang baru datang dari luar negeri, tentunya harus diwaspadai. Baiknya aparat pekon langsung mengarahkan kepada warga yang baru datang dimaksud untuk melakukan isolasi kemudian melaporkan kepada Puskesmas terdekat untuk dilakukan pemeriksaan, sehingga penyebaran Covid-19 varian MU bisa dicegah," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : Budidaya Madu Trigona di Halaman Rumah Dapat Untung Besar
Berita Lainnya
-
Sekda Lampung Barat Sidak Pasar Liwa, Antisipasi Lonjakan Harga Saat Ramadan
Jumat, 20 Februari 2026 -
Selain 9.717 Peserta dari APBD, 7.353 PBI-JK di Lampung Barat Juga Dinonaktifkan
Jumat, 20 Februari 2026 -
Motor Hilang Saat Menjaring Ikan, Polsek Ngaras Pesibar Tangkap Pencuri dan Penadah
Kamis, 19 Februari 2026 -
9.717 Peserta BPJS Kesehatan APBD Lampung Barat Dinonaktifkan, Ini Penyebabnya
Kamis, 19 Februari 2026









