Pengamat Ekonomi Nilai Penutupan Gerai Bakso Sony untuk Capai Target Pendapatan Daerah
Foto: IST.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melakukan penyegelan pada seluruh gerai Bakso Sonhaji Sony di kota setempat, Senin (20/9/2021).
Dengan dilakukannya penutupan tersebut, Pengamat Ekonomi Lampung, Erwin Octavianto menilai, hal itu pada akhirnya untuk pencapaian target Pendapatan Asli Daerah kota setempat. Lantaran kata Dia, saat ini Pemkot Bandar Lampung terlalu tinggi kerugian potensialnya khususnya di bidang pendapatan daerah.
"Nah potensial kerugian ini yang kemudian diidentifikasi ternyata banyak yang tidak membayar pajak atau banyak yang pajaknya bayarnya kurang dan sebagainya," kata Erwin Octavianto.
Baca juga : Akhirnya, 12 Gerai Bakso Sony Bandar Lampung Ditutup
Menurutnya, penutupan gerai tersebut merupakan suatu langkah yang baik bagi Kota Bandar Lampung untuk memberikan ketegasan dalam hal bidang kegiatan usaha. Tidak hanya bakso sony saja tetapi seluruh kegiatan usaha lainnya.
"Yang pastinya Pemkot sebelum melakukan penutupan ini sudah memberikan peringatan kepada pihak Sony terkait ketidakpatuhan membayar pajak, kekurangan bayar pajak dan juga ketidakpatuhan terhadap kewajiban setiap aturan dalam usaha yang menggunakan tapping box," ungkapnya.
Hal itu juga terangnya, untuk mencapai target pendapatan daerah penggunaan tapping box itu mulai disosialisasikan Pemkot bandar Lampung sejak 2018. Namun sejak itu juga pendapatan daerahnya tidak pernah mencapai 90 persen dan hanya mencapai 75-80 persen, karena wajib pajak masih banyak yang tidak menggunakan alat tersebut sebagai transaksi yang sah.
"Walaupun Bandar Lampung masuk dalam kategori baik dengan hanya mencapai 75-80 persen, tapi pencapaian itu masih jauh di bawah kabupaten lainya yang ada di Provinsi Lampung," ujar Dia.
"Ya mungkin karena target pendapatan daerahnya wajar, tapi realisasinya tidak wajar. Sehingga evaluasi dilakukan dengan menutup beberapa gerai yang tidak melakukan kewajibannya, saya rasa itu langkah yang tepat dan baik," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : Perairan Teluk Lampung Tercemar Limbah Hitam Mirip Aspal
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








