Meski Damai, Proses Hukum Terhadap Petugas Disdukcapil Tetap Berjalan
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto. Foto: Wulan/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Meski adanya perdamaian, proses hukum terhadap petugas Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) satu pintu Kota Bandar Lampung atas yang melakukan Penganiayaan tetap dilakukan.
Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Ino Harianto mengatakan, proses hukum terkiat penganiayaan yang dilakukan petugas Disdukcapil terhadap Rendi Aditya (23) warga Lampung Barat masih tetap berlanjut.
"Kalau perdamaian silakan saja mereka berdamai tapi proses tetap berlanjut, siapa yang terlibat di dalamnya ya tetap kita mintai keterangan," kata Kombes Pol Ino.
Baca juga : Polisi Selidiki Kasus Dugaan Penganiayaan yang Dilakukan Petugas Disdukcapil Bandar Lampung
Ino menjelaskan, saat ini pihaknya sudah memintai keterangan beberapa petugas Disdukcapil namun masih sebatas sebagai saksi.
"Tentunya melalui mekanisme, untuk saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka dari keterangan yang sudah kita dapatkan nanti baru bisa kita tingkatkan lagi," jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Rendy Aditya bersama sepupunya Anita (25) warga Kedaton mendatangi kantor Disdukcapil untuk mengambil kartu keluarga milik Anita, namun ketika sudah diambil adanya kesalahan pada salah satu nama tersebut, sehingga Rendy meminta petugas untuk mengganti.
Seorang petugas yang diketahui seorang pria itu meminta Rendy untuk mengambil akta kelahiran namun Rendy tidak mau, pasalnya kesalahan hanya sedikit dan masih ada contoh nama yang benarnya, sehingga timbullah cekcok antara keduanya.
Lalu Rendy tegak dan petugas tersebut ikut tegak, dan Rendy dibawa ke slasar dan terjatuh. Saat Rendy terjadi beberapa petugas yang ada di lokasi tersebut menendang Rendy, dan menurut Anita, Rendy juga sempat di pukuli, namun ia tak mengetahui siapa petugas tersebut
Dan beberapa waktu lalu telah terjadi perdamaian antara pelapor Rendy dengan petugas Disdukcapil yang diwakili oleh kepala dinas dukcapil, Zainudin. (*)
Video KUPAS TV : Sopir Truk Kecewa, Berkali kali Tak Pernah Kebagian Vaksin
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








