IDI Lamsel Minta Orang tua Edukasi Anak Soal Vaksinasi Covid-19
Ketua IDI Cabang Lamsel Dr. Wahyu Wibisana, saat dimintai keterangan, Rabu (22/09/2021).
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Lampung Selatan (Lamsel) minta orangtua berikan edukasi vaksinasi Covid-19 kepada anak usia 12-17 tahun.
"Orang tua tolong bantu memberi edukasi kepada anak kalau vaksin itu penting, ini juga yang bakal membentuk herd immunity," kata Ketua IDI Cabang Lamsel Dr. Wahyu Wibisana, Rabu (22/09/2021).
Dia mengatakan, orangtua harus dapat memberikan pemahaman terlebih saat ini anak-anak pun sudah mulai melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah.
"Anak-anak usia seperti itu biasanya takut sama jarum suntik, disitu lah peran kita buat memberikan kepada anak," tuturnya.
"Apalagi imunitas yang diberikan pada vaksin dosis pertama dan kedua itu sangat tinggi, jadi anak-anak itu ditekankan supaya mau divaksin," lanjutnya.
Dia mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya belum menemukan adanya Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KIPI) yang berat ketika anak-anak diberikan vaksin Covid-19.
"Pengalaman saya di Lamsel alhamdulillah tidak ada yang dilaporkan berat. Hanya ringan, pegel, panas demam. Itu hal yang wajar lah, jadi tidak ada yang perlu ditakutkan," jelasnya.
Menurutnya, dimulainya pembelajaran tatap muka di sekolah pun dapat membantu upaya percepatan vaksinasi Covid-19, karena tenaga kesehatan yang akan melakukan vaksinasi bisa langsung datang ke sekolah-sekolah.
"Anak sekolah kan sudah jelas targetnya kalau mau divaksin. Bisa di sekolah masing-masing. Jaei jangan sampai orangtuanya malah yang tidak mau," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : PEMBENTUKAN 5 BUMD BARU BUTUH DANA BESAR, KPK HARUS TURUN TANGAN? (BAGIAN 2)
Berita Lainnya
-
Polda Lampung Sita 179,5 Kg Sabu dari 24 Tersangka Jaringan Lintas Pulau
Kamis, 18 Juni 2026 -
Kecelakaan Maut Libatkan Tiga Truk Boks di Jalinsum, Dua Orang Tewas
Rabu, 17 Juni 2026 -
Vega Lampung Club Rayakan HUT ke-22, Jaga Silaturahmi Anggota
Selasa, 16 Juni 2026 -
Penyelundupan 807 Burung Ilegal Digagalkan di Pelabuhan Bakauheni
Senin, 15 Juni 2026








