UMKM Pengolahan Daun Kelor di Lamsel Dilirik Investor Besar
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Lamsel, I Ketut Sukerta saat dimintai keterangan. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Salah satu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) mulai dilirik investor besar.
UMKM itu bernama Lamban Kelor yang merupakan usaha pengolahan daun Kelor berada di Desa Bulok, Kecamatan Kalianda Lamsel.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Kabupaten Lamsel, I Ketut Sukerta mengatakan, pihaknya telah diminta oleh investor yang berada di Jakarta untuk mempresentasikan produk olahan daun Kelor itu.
"Besok ini mereka minta dipresentasikan di Jakarta, jadi kami Pemerintah Kabupaten dan Polres Lamsel yang akan memfasilitasi nya," katanya ketika diwawancarai, Rabu (22/09/2021).
Dia mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui bagaimana bentuk kerjasama yang akan dilakukan antara investor dan UMKM Lamban Kelor tersebut.
"Ini memang sudah pernah dilihat sama mereka (investor), makanya kita diundang buat presentasi. Kita belum tau gimana bentuknya, mungkin pembelian produk," lanjutnya.
Dia menambahkan, produk yang dibuat dari hasil olahan daun Kelor itu berupa ekstrak daun Kelor yang dijadikan Teh Celup, Kapsul, dan Masker.
"Manfaatnya daun Kelor ini banyak, mereka mengolah jadi ekstrak daun Kelor," jelasnya.
Ketut melanjutkan, pihaknya pun telah melakukan pembinaan-pembinaan kepada para pelaku UMKM di Lamsel supaya dapat menghasilkan produk yang berkualitas.
"Kita sudah memberikan mereka pembinaan mulai dai manajemen, sumber daya manusia, bahkan pengemasan produk. Mudah-mudahan mereka bisa terus berkembang," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Polisi Imbau Wisatawan Waspada Arus Laut Saat Libur Lebaran di Pantai Lampung Selatan
Minggu, 22 Maret 2026 -
408 Napi Lapas Lampung Selatan Terima Remisi Lebaran, 2 Diantaranya Bebas
Sabtu, 21 Maret 2026 -
Ketika 67 Kg Sabu Selip di Arus Mudik
Jumat, 20 Maret 2026 -
H-3 Lebaran, Pergerakan Mudik Jawa–Sumatera Tembus Ratusan Ribu Orang
Kamis, 19 Maret 2026








