UIN Raden Intan Lampung Siap Kuliah Tatap Muka Pada 4 Oktober 2021
Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Prof. Alamsyah menyampaikan, UIN Raden Intan Lampung siap melakukan Kuliah Tatap Muka terbatas pada 4 Oktober 2021.
Sebelumnya Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Nomor B.2721 tahun 2021 telah menyampaikan bahwa pelaksanaan perkuliahan pada masa pandemi Covid-19 sudah dapat dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan.
“InsyaAllah kita akan lakukan kuliah tatap muka untuk semester 1 dan 3, dengan kapasitas maksimum 35 persen. Sedangkan semester 5 sampai 7 tetap full Daring hingga akhir semester,” kata Prof. Alamsyah, saat dihubungi kupastuntas.co, Kamis (23/9/2021).
Dalam satu kelas lanjutnya, biasanya terdapat 40 mahasiswa sehingga dalam PTM terbatas ini hanya ada 15 mahasiswa dalam satu kelompok belajar.
Ia menjelaskan, pada 6 minggu awal nanti akan dilakukan PTM untuk semester 1, kemudian disambung 6 minggu berikutnya untuk semester 3.
“Kita juga akan pakai sistem hybrid learning, artinya di kelas nanti sisa 65 persen siswa yang tidak ikut PTM akan mengikuti kelas yang sama secara Daring. Kita siapkan kamera di kelasnya,” ujarnya.
Prof. Alamsyah menyampaikan, untuk jadwal masih sama seperti biasanya hanya saja durasi waktunya yang berbeda. “Durasinya kita ganti yang biasanya 2 SKS itu 90 menit menjadi 70 menit setiap mata kuliah,” katanya.
Syarat yang harus terpenuhi adalah surat izin dari wali mahasiswa, sehingga mahasiswa tidak diwajibkan untuk melaksanakan PTM, sehingga tidak ada paksaan dan konsekuensi.
“Paling penting sudah divaksin, dan Alhamdulillah info terakhir yang saya dengar kalau tidak salah hampir 8000 an mahasiswa sudah divaksin,” imbuhnya.
Ia juga menyampaikan bahwa proses PTM terbatas ini akan terus dilakukan pemantauan dalam perkembangan.
“Kalau terjadi hal yang tidak diinginkan, maka kami akan segera ambil kebijakan yang cepat. Misalnya ada yang terpapar, maka kelas atau fakultas nya akan ditutup sementara. Tapi mudah-mudahan tidak,” terangnya.
Ia juga mengimbau agar mahasiswa semester 1 dan 3 mempersiapkan diri dan harus sehat. Selain itu dalam mengikuti kuliah tatap muka harus dilakukan dengan serius karena waktunya yang sangat singkat. (*)
Video KUPAS TV : KAKEK NENEK BERTAHAN HIDUP DARI RONGSOKAN DAN BANTUAN TETANGGA
Berita Lainnya
-
Lanjutkan Sinergi, Rektor dan Pimpinan Baru UIN RIL Audiensi dengan Walikota Bandar Lampung
Selasa, 31 Maret 2026 -
Isu Kenaikan Harga BBM Picu Antrean di Sejumlah SPBU Bandar Lampung
Selasa, 31 Maret 2026 -
Lampung Siapkan 7.855 Siswa Ikuti Kelas Migran Vokasi, 475 Peluang Kerja di Jepang Menanti
Selasa, 31 Maret 2026 -
Universitas Teknokrat Indonesia Jalin Kerja Sama dengan BRIN, Akselerasi Inovasi dan Riset Berkelanjutan
Selasa, 31 Maret 2026








