Disparekraf Lampung Minta Pelaku Pencemaran Rehabilitasi Destinasi Wisata Terdampak Limbah
Akibat limbah gumpalan minyak hitam menyerupai aspal, beberapa biota laut mati. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Lampung, meminta kepada pelaku pencemaran limbah yang menyerupai aspal di beberapa pesisir laut Lampung sejak beberapa minggu terakhir untuk dapat bertanggungjawab terhadap dampak yang ditimbulkan.
"Saat ini untuk menentukan siapa pelakunya sedang dilakukan investigasi oleh yang berwajib. Harapan kami jika sudah ketemu pelakunya diminta untuk bertanggungjawab atas kerugian yang ditimbulkan," kata Kepala Disparekraf Provinsi Lampung, Edarwan, saat dimintai keterangan, Jum'at (24/9/2021).
Ia mengatakan, pencemaran limbah hitam yang menyerupai aspal tersebut sangat berdampak terhadap destinasi wisata pantai yang ada di Lampung. Seperti di Kabupaten Lampung Selatan, Pesawaran hingga Tanggamus.
"Limbah itu betul-betul menghantam dan membuat keadaan pantai menjadi tidak nyaman. Selain itu orang yang mau snorkeling menjadi tidak bisa. Sepanjang pesisir yang tercemar tersebut dikelola oleh masyarakat sebagai objek wisata," kata dia.
Karenanya, ia meminta kepada pelaku pencemaran untuk dapat bertanggungjawab dengan mengganti biaya pembersihan serta rehabilitasi terhadap kerugian yang ditimbulkan akibat pencemaran tersebut.
"Kunjungan wisatawan ini memang belum terlalu ramai baru mau tumbuh. Namun karena ada limbah ini tentunya kembali melemah karena membuat pengunjung menjadi tidak nyaman jadi ini sangat-sangat berdampak," kata dia.
Menurutnya, saat ini para pengelola objek wisata terpaksa harus melakukan pembersihan limbah tersebut secara manual.
"Tetapi ini tidak mampu karena limbahnya begitu banyak sehingga butuh biaya yang besar untuk membersihkan pantai karena dampaknya sangat luar biasa dan ini merugikan termasuk ekosistem laut," kata dia. (*)
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026
- Penulis : Siti Khoiriah
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 16 Mei 2026Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
-
Sabtu, 16 Mei 2026Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
-
Sabtu, 16 Mei 2026Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
-
Sabtu, 16 Mei 2026Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra








