Azis Syamsuddin Ditetapkan Tersangka Kasus Suap DAK Lamteng, Ini Kata Tim RAS Lamtim
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin ditahan usai diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Sabtu (25/9/2021). Foto : Ist.
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya secara resmi menetapkan Wakil Ketua DPR, AZ (Azis Syamsuddin) sebagai tersangka kasus Suap DAK Lampung Tengah, menanggapi hal tersebut, salah satu anggota Tim Relawan Azis Syamsuddin (RAS) Lampung Timur mengatakan bahwa Azis merupakan sosok yang memiliki rasa sosial tinggi
Baca juga :KPK Jemput Azis Syamsuddin karena Tak Penuhi Panggilan Terkait Kasus DAK Lamteng
"Selepas pak Azis itu ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK, itu bukan ranah kami untuk berbicara banyak, karena kami memang tidak memahami hal tersebut," ungkap Sumber Kupastuntas.co berinisial Do, Minggu (26/9/2021).
Do mengatakan selama Azis Syamsudin menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI sangat perhatian dengan Lampung Timur, karena Lampung Timur merupakan salah satu kabupaten wilayah dapil politisi tersebut.
Bentuk perhatian itu, Azis Syamsudin telah memiliki relawan yang bergerak dalam bidang sosial, yakni dengan modal keberadaan mobil ambulan, maka banyak masyarakat yang khususnya yang tidak mampu menikmati program sosial tersebut
Baca juga : Resmi Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Azis Syamsuddin Ditahan di Rutan Polres Jaksel
"Di Lampung Timur ada tiga mobil ambulan yang tertera tulisan RAS artinya Relawan Azis Syamsuddin, dan dikhususkan untuk menghantar warga ke rumah sakit secara gratis," ucap Do.
Maka dengan kabar melalui berbagai media masa bahwa Azis Syamsudin tertangkap oleh KPK tentu sejumlah relawan simpatisan di Lampung Timur seperti tidak percaya, bahkan sampai sekarang komunitas RAS yang dibentuk Azis Syamsudin masih terus berjalan untuk kepentingan sosial.
"Ya kawan kawan kaget, benar apa tidak, tapi kok sudah banyak menyebar di media massa, karena setahu kami pak Azis memiliki jiwa sosial tinggi," kata Do. (*)
Video KUPAS TV : TOL LAMPUNG TERAPKAN SPEED GUN, TILANG KENDARAAN DI ATAS 100 KM/JAM
Berita Lainnya
-
Warga Kecewa, Balai TNWK Dinilai Tak Serius Tangani Konflik Gajah Liar
Selasa, 13 Januari 2026 -
Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Saat Demo di Balai TNWK
Selasa, 13 Januari 2026 -
Massa Aksi Kepung Balai TNWK, Tuntut Penyelesaian Konflik Gajah-Manusia
Selasa, 13 Januari 2026 -
Jelang Aksi di Way Kambas, Polisi Minta Personel Utamakan Pendekatan Humanis
Selasa, 13 Januari 2026









