Hingga Agustus 2021, Pengadilan Agama Mesuji Catat 270 Kasus Perceraian
Panitera Muda Gugatan, Malik. Foto: Ari/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Mesuji - Dari bulan Januari hingga Agustus 2021, Pengadilan Agama Kabupaten Mesuji mencatat terdapat 270 kasus perceraian, Senin (4/10/2021).
Hal itu disampaikan Panitera Muda Gugatan, Malik, mewakili Humas Pengadilan Agama Mesuji. Ia mengatakan, rata-rata umur yang mengajukan perceraian yakni 30 tahun dan hampir semuanya mempunyai anak satu.
"Ekonomi di masa pandemi menjadi salah satu faktor utama perceraian," kata Malik.
Ia juga mengatakan, kebanyakan penggugat berasal dari pihak istri, alasannya yakni suami malas bekerja dan ekonominya pas-pasan. Sementara jika pihak suami yang menggugat, alasannya yakni istri tak sesuai dengan keinginannya.
Malik menyampaikan, Pengadilan Agama Mesuji juga melayani administrasi secara transparan.
"Peserta cukup datang ke kantor membawa persyaratan seperti, buku nikah, KTP, membawa surat gugatan yang dibuat sendiri," ungkapnya.
Dan jika kesulitan, pihaknya sediakan website Pos Bakum yang juga bertujuan membantu masyarakat saat membuat surat gugatan. Kemudian, setelah itu biaya perceraian juga bervariatif, tergantung radius jarak per-kecamatan.
"Biaya awal yang digunakan untuk mengajukan gugatan sebesar Rp675.000. Namun jika uang tersebut dalam perceraian tidak digunakan semuanya, maka akan dikembalikan," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Limbah TPA Sampah Bumiayu Pringsewu Diduga Cemari Sawah
Berita Lainnya
-
Warga Desa Wiralaga Mesuji Ditembak Tetangga Sendiri, Polisi Buru Pelaku
Kamis, 12 Februari 2026 -
Dikira Air Mineral, Petani di Mesuji Tak Sadarkan Diri Usai Minum Obat Rumput
Rabu, 11 Februari 2026 -
Pesawat Tempur Super Tucano dan F-16 TNI AU Uji Coba Pendaratan di Tol Mesuji
Rabu, 11 Februari 2026 -
Konten Kreator di Lampung Diperkosa 2 Pemuda, iPhone dan Motor Dirampas
Senin, 09 Februari 2026









