• Rabu, 01 Desember 2021

Bolos Sekolah, 20 Pelajar Terjaring Razia Saat Asyik di Pantai Pesibar

Selasa, 12 Oktober 2021 - 15.11 WIB
109

Bolos Sekolah, 20 Pelajar Terjaring Razia Saat Asyik di Pantai Pesibar. Foto: Echa/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Bolos Sekolah, 20 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) dan Madrasah Tsanawiyah (MTS) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP).

Plt. Kasatpol-PP Pesisir Barat, Cahyadi Moeis mengatakan, razia tersebut dilaksanakan untuk meminimalisir segala macam bentuk hal yang melanggar peraturan daerah (Perda) ketertiban umum dan ketentraman masyarakat di wilayah setempat.

"Hasil dari razia yang kita lakukan, kita dapatkan ada sebanyak 16 siswa madrasah aliyah, 2 orang siswa SMK dan 2 orang siswa MTS yang bolos pada saat jam pelajaran di Pantai Ilahan Krui Selatan," jelas Cahyadi saat di konfirmasi Selasa, (12/10/2021).

Pelajar yang terjaring razia tersebut kemudian di bawa ke kantor Satpol-PP untuk di mintai keterangan dan di data serta di berikan bimbingan agar kedepan tidak mengulangi kesalahan yang sama.

"Namun pada saat kita menginterogasi 20 pelajar tersebut ada dua siswa madrasah tsanawiyah dari salah satu sekolah yang ternyata menjadi koordinator yang berencana akan melakukan aksi tawuran antar siswa dari sekolah lain nya," jelas Cahyadi.

Cahyadi mengatakan, dari penjelasan kedua anak tersebut, hendak mengumpulkan teman-temannya untuk di ajak tawuran, namun belum bisa mengatakan akan dengan sekolah mana mereka akan tawuran.

"Mereka baru berencana mengumpulkan teman-teman nya untuk di ajak tawuran dengan salah satu sekolah yang ada di pesisir barat di jalur dua menuju lapangan terbang bandara Taufiq Kiemas seray, namun belum sempat mengumpulkan teman-teman nya tim terlebih dahulu mengamankan kedua pelajar tersebut bersama 18 pelajar lain nya," jelas Cahyadi.

Saat ini kedua pelajar MTS tersebut masih di tahan di kantor Satpol-PP untuk di gali keterangan lebih lanjut dan diberikan pembinaan, serta memanggil kepala sekolah dan kedua orang tua mereka untuk kemudian di serahkan ke pihak keluarga.

"Kita berharap hal seperti ini bisa memberikan efek jera terhadap pelajar agar tidak lagi membolos di saat jam pelajaran, kita imbau untuk belajar bersungguh-sungguh di sekolah jangan lagi melakukan hal-hal yang bertentangan dengan peraturan yang berlaku," tandasnya. (*)


Video KUPAS TV : TOKO SPAREPART MOTOR DI TANJUNG BINTANG LAMSEL LUDES TERBAKAR