19 Desa di Pesibar Ikuti Verifikasi ODF Tingkat Provinsi
Verifikasi ODF di Kabupaten Pesisir Barat. Foto: Echa/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Sebanyak 19 pekon (desa) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) mengikuti verifikasi Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat, Tedi Zadmiko mengatakan, 19 desa yang mengikuti penilaian verifikasi ODF oleh Dinkes Provinsi tersebut sebelumnya telah melalui penilaian di tingkat Kabupaten.
Tedi juga mengatakan, 19 desa tersebut tersebar di delapan Kecamatan yang ada di wilayah setempat, diantaranya Desa Padang Rindu dan Kerbang Dalam di Kecamatan Pesisir Utara.
"Lalu Pekon Menyancang di Kecamatan Karyapenggawa, Gunung kemala induk dan Gunung Kemala Timur di Kecamatan Way Krui, Desa Way Redak dan Kampung Jawa di Kecamatan Pesisir Tengah," kata Tedi, saat dikonfirmasi kupastuntas.co, Selasa (16/11/2021).
Selanjutnya Desa Padang Haluan, Mandiri Sejati dan Way Suluh di Kecamatan Krui Selatan. Pelita Jaya dan Tanjung Setia di Kecamatan Pesisir Selatan. Sukabanjar dan Gedung Cahya Kuningan Kecamatan Ngambur. Bandar Jaya dan Negeri Ratu Kecamatan Ngaras. Desa Tanjung Jati dan Tanjung sakti di Kecamatan Lemong dan Desa Pemerihan di Kecamatan Bengkunat.
Penilaian verifikasi ODF tersebut lanjutnya, akan dilakukan selama 2 hari yaitu dari tanggal 16-17 November 2021 yang akan langsung dilakukan oleh tim verifikasi dari Provinsi.
"Saat ini sudah ada 3 pekon yang dinyatakan bebas ODF oleh tim verifikasi Provinsi, yaitu desa Padang Haluan, desa Way Suluh dan desa Mandiri Sejati. Kita berharap desa lainnya juga bisa lolos verifikasi dan dinyatakan bebas buang air besar sembarangan," tambahnya.
Tedi menambahkan, ada beberapa indikator penilaian yang menjadi dasar penilaian desa tersebut bebas buang air besar sembarangan, salah satunya warga yang ada di desa tersebut harus sudah memiliki jamban di masing-masing rumah.
"95 persen masyarakat di 19 desa tersebut telah memiliki WC/jamban yang menjadi salah satu unsur penilaian utama. Oleh karena itu kita berharap pada saat proses penilaian yang di berikan oleh Dinkes Provinsi, agar hasilnya sesuai harapan kita," jelasnya.
Tedi berharap, kedepan lebih banyak lagi desa yang bisa mengikuti verifikasi ODF oleh Dinas Kesehatan Provinsi.
"Harapan kita bukan hanya 19 desa tetapi 116 desa yang ada di Pesisir Barat juga masuk ODF," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : TRUK ANGKUT 7000 GENTENG TERPEROSOK DI DEPAN RESERSE POLDA LAMPUNG
Berita Lainnya
-
Satu Tahun Berlalu, Kasus Pembunuhan Kakak Beradik di Pesisir Barat Belum Juga Dilimpahkan ke Pengadilan
Kamis, 07 Mei 2026 -
Kabur Bawa Uang Sewa Alat Berat, Operator Excavator Asal Pesibar Ditangkap di Bekasi
Kamis, 30 April 2026 -
Dirbinmas Polda Lampung Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Sosialisasikan Call Center 110 di Pesisir Barat
Selasa, 28 April 2026 -
Reses di Pesisir Barat, Sudin Ingatkan Bahaya Narkoba, Judol serta Pinjol
Selasa, 28 April 2026








