• Selasa, 25 Januari 2022

Tingkatkan Produktivitas, Mingrum Gumay Minta Petani Metro Beri Masukan ke Pemkot

Selasa, 23 November 2021 - 14.16 WIB
81

Ketua DPRD Provinsi Lampung Mingrum Gumay didampingi Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman saat diwawancarai awak media. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Ketua DPRD Provinsi Lampung, Mingrum Gumay meminta masyarakat petani di Kota Metro untuk memberikan masukan dan solusi jitu ke Pemerintah Kota (Pemkot) setempat guna meningkatkan produktivitas hasil panen.

Hal tersebut disampaikannya usai pengukuhan Pengurus Petani Pemakai Air (P3A) Kota Metro periode 2021-2025 yang berlangsung di Balai Benih Ikan (BBI) Kota setempat, Selasa (23/11/2021).

Menurutnya, petani khususnya P3A merupakan organisasi yang memiliki peran dalam upaya pemaksimalan produktivitas pertanian. Untuk itu, P3A diminta memberikan masukan serta solusi kepada Pemkot setempat.

"Ini organisasi masyarakat, organisasi petani yang dalam rangka melakukan pengabdian sosial di bidang pertanian yang khususnya mengatur dan menata distribusi air yang ada di Kota Metro. P3A dalam hal ini sebagai mitra pemerintah Kota Metro, maka perlu memberikan masukan-masukan selain melakukan kerja-kerja yang berkaitan dengan peningkatan produktivitas pertanian di Metro khususnya," ucap Mingrum Gumay.

Pria yang juga merupakan ketua P3A Provinsi Lampung tersebut mengatakan, hadirnya P3A juga diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam hal kajian peningkatan hasil panen serta dalam upaya mencegah kegagalan panen.

"Khusus untuk Metro, nanti P3A membantu OPD terkait seperti dinas PU pengairan dan Dinas Pertanian melakukan kajian. Jadi persoalan gagalnya panen karena terendam air, faktornya karena pengaturan tata kelola airnya yang bermasalah atau ada permasalahan lain kekinian yang muncul karena faktor alam," ujarnya.

Politisi PDIP itu juga meminta pemerintah Kota Metro memaksimalkan perannya dengan menghadirkan solusi agar petani tidak dirugikan akibat banjir maupun hama. Untuk itu P3A juga diminta membantu pemerintah Kota Metro dalam upaya memaksimalkan lahan pertanian.

"Tapi harus ada solusi, karena kalau banjir terus-menerus petani kan dirugikan. Kedua, solusi terhadap petani yang dirugikan, masukan-masukan dari P3A dan kelompok tani menjadi referensi dan kajian pemerintah Kota Metro. Tadi saya minta P3A juga untuk membuat program yang rasional dan realistis serta strategis. Organisasi ini harus berdaulat, karena untuk membangun peradaban itu dimulai dari bawah, P3A harus membantu pemerintah," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Metro Qomaru Zaman juga berkomitmen untuk memaksimalkan pembangunan termasuk kawasan pertanian. Menurutnya, pemerataan infrastruktur kawasan pertanian menjadi program yang direncanakan terealisasi pada tahun depan.

"Itu bagian dari konstruksi pemikiran kita kedepannya di 2022 dan 2023. Mudah-mudahan kedepan kita akan lebih baik mengurusi semua aspek bukan hanya pertanian. Termasuk pendidikan, kesehatan dan sebagainya akan kita urus. Itu komitmen saya dan pak Wahdi," tandasnya. (*)

Video KUPAS TV : OKNUM GURU NGAJI DI KOTAAGUNG C4BULI 7 MURIDNYA