• Senin, 17 Januari 2022

Tingkatkan Kualitas Gabah, Petani Mesuji Akan Dapat Bantuan Karpet Jemur

Jumat, 26 November 2021 - 17.31 WIB
84

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mesuji, Gunarso. Foto: Doc/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Mesuji - Guna meningkatkan kualitas, petani di Kabupaten Mesuji akan mendapat bantuan karpet jemur padi dari Dinas Ketahanan Pangan Mesuji yang rencanannya akan diberikan awal tahun 2022, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) non fisik.

Hal itu guna menjamin mutu dan kualitas harga gabah kering giling pada saat dijual ke luar daerah Mesuji maupun langsung melalui PT Bulog desa Wonosari Kecamatan Mesuji Timur.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mesuji, Gunarso mengatakan, bantuan itu diberikan setelah terjadi kemerosotan harga jual gabah kering giling setiap tahun pada saat musim panen raya tiba, yakni turun sebesar 5 persen, dari harga Rp4.900 menjadi Rp3.900 tahun 2021 ini.

"Setelah penjemuran sebanyak 3 kali sampai 4 kali, kadar air di dalam Ggabah kering masih tinggi sekitar 14 persen, sehingga harga jual di PT Bulog menjadi turun," kata Gunarso, Jumat (26/11/2021).

Ia mengharapkan, PT Bulog cabang Mesuji seharusnya tidak memperketat manajemen yang bisa merugikan petani padi, jika harus mengurangi kadar air di bawah 14 persen.

"Karena ketidaktahuan petani pada kadar air, mereka langsung menjualnya demi mendapatkan untung dari hasil penjualan gabah kering," lanjutnya.

Oleh karena itu, Dinas Ketahanan Pangan Mesuji membantu petani padi yang sudah tergabung di Gapoktan, dengan memberikan bantuan karpet jemur padi yang terbuat dari bahan plastik tebal mirip seperti karpet tambak, berukuran 6×6 meter, dan itu bisa menurunkan kadar air yang tinggi, ketika dijemur sampai 3 kali jemuran.

Untuk berapa karpet yang akan diberikan ke petani belum dipastikan karena masih tahap usulan ke Pemerintah Provinsi Lampung. (*)


Video KUPAS TV : TRADISI BERBURU KULINER TRADISONAL MASYARAKAT PRINGSEWU