Warga Kerap Buang Sampah Sembarangan dan BABS, Camat Way Krui Minta Program Jambanisasi Diselesaikan
Camat Way Krui, M. Jumli saat dimintai keterangan, Senin, (29/11/2021). Foto : Echa/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Kebiasaan masyarakat membuang sampah dan juga buang air besar sembarangan (BABS) kerap dilakukan di lingkungan daerah aliran sungai (DAS) Way Krui, Pekon Gunung Kemala Timur, Kecamatan Way Krui.
Oleh karena itu, Camat Way Krui, M. Jumli imbau peratin selesaikan program jambanisasi.
"Kita selalu memberikan imbauan kepada masyarakat melalui peratin, bahkan sudah saya surati peratin-peratin tersebut agar tidak ada lagi warganya yang membuang sampah dan buang air besar sembarangan," jelasnya saat dimintai keterangan, Senin, (29/11/2021).
Jumli mengatakan meskipun rata-rata warga telah memiliki jamban di rumah nya, tetap saja merubah kebiasaan yang memang sudah dilakukan sejak dulu itu sulit.
"Mungkin karena kebelet atau bagaimana kita tidak tau mengapa mereka masih saja BABS di daerah aliran sungai, terlebih disitu ada jembatan yang merupakan jembatan penghubung jalan nasional, sehingga seharusnya kita malu jika ada yang melintas lalu ada yang buang sampah dan BABS di aliran sungai tersebut," kata Jumli.
Ia juga menambahkan bahwa kebiasaan buruk tersebut juga dapat merusak ekosistem aliran sungai, terlebih aliran sungai tersebut seringkali dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan rumah tangga.
"Banyak dampak negatif jika masyarakat terus melakukan kebiasaan buruk tersebut, oleh karena itu sudah sering kali kita lakukan sosialisasi melalui peratin-peratin agar masyarakat di beri pemahaman mengenai pemanfaatan jamban yang ada, serta bagi masyarakat yang belum memiliki jamban kami menghimbau peratin agar segera di selesaikan program jambanisasi bagi warganya," jelasnya.
Jumli mengatakan kendala yang di alami oleh pihaknya saat ini yaitu ada pada masyarakat itu sendiri, karena masih kurang nya kesadaran masyarakat akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat.
"Namun kita juga tidak bisa memberikan tindakan terhadap masyarakat atas hal tersebut, karena memang kita tau bahwa merubah kebiasaan masyarakat itu susah, namun demikian pihak nya akan terus mengedukasi dan memastikan kedepan pihak nya akan meminimalisir bahkan berupaya agar masyarakat tidak lagi membuang sampah dan BABS di daerah aliran sungai," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : DIDUGA SUPIR KELELAHAN, TRUCK TABRAK KOMPRESOR DAN POHON DI KALIANDA
Berita Lainnya
-
Tujuh Pejabat Baru Isi Jabatan Strategis di Pemkab Pesisir Barat
Rabu, 11 Maret 2026 -
Nekat Mandi di Perairan Pantai Way Nipah Pesibar, Bocah 14 Tahun Asal Tangerang Hilang Terseret Ombak
Senin, 01 April 2024 -
DPO 5 Bulan, Pelaku Penganiayaan Hingga Tewas di Pesibar Ditangkap Polisi
Sabtu, 30 Maret 2024 -
Delapan Hari Operasi Cempaka Krakatau, Polres Pesibar Amankan Enam Pelaku Tindak Kriminal
Kamis, 28 Maret 2024



