• Senin, 17 Januari 2022

320 Titik Jalan Sawah di Mesuji Perlu Perbaikan

Selasa, 30 November 2021 - 16.40 WIB
88

Ilustrasi. Foto: Kompasiana

Kupastuntas.co, Mesuji - Guna mempercepat angkutan padi dari areal persawahan sampai ke daratan, Dinas Pertanian (Distan) Mesuji melalui bidang Sarana dan Prasarana (Sapras) pertanian telah menyelesaikan pembangunan jalan untuk kendaraan roda dua sepanjang 1 kilometer di Desa Sungai Badak Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji. Selasa (30/11/2021).

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Gunawan mengatakan, "Dalam mewujudkan program Nusa Tani pembangunan jalan yang sudah terealisasi berada di Desa Sungai Badak Kecamatan Mesuji menggunakan cor sepanjang 1 kilometer, lebar 1 meter dan ketebalan 10 centimeter merupakan anggaran yang bersumber dari APBD kabupaten Mesuji tahun 2020, sedangkan untuk tahun 2021 ini, tidak dialokasikan karena keterbatasan anggaran defisit di Bappeda Mesuji", Ucapnya kepada Kupastuntas.co

Dirinya menuturkan, "Dengan adanya pembangunan jalan ini, petani di Mesuji merasa terbantu, mereka dapat mengirit ongkos kirim padi, sebelumnya petani mengangkut hasil panen padi menggunakan ojek kendaraan bermotor roda dua dengan menghabiskan biaya sebesar 15 sampai 25 ribu setiap kali angkutan, itu sangat memberatkan para petani mengeluarkan ongkos kirim padi sampai ke daratan", Lanjutnya.

Menurut Gunawan ada sebanyak 320 jalan rusak di areal persawahan yang sampai saat ini butuh perbaikan, "maka dari itu tahun 2022 kita sudah usulkan ke pemerintah pusat terkait program pembangunan jalan, namun hanya terealisasi sepanjang 1 kilometer, seharusnya jalan kita membutuhkan panjang mencapai 15 sampai 30 kilometer untuk mempercepat proses angkut padi yang jauh jaraknya sampai ke daratan," Lanjutnya.

Ketika jalan bagus ekonomi masyarakat petani di Mesuji pasti akan sejahtera, mudah-mudahan ada bantuan kembali dari pemerintahan pusat untuk membantu perbaikan jalan di areal persawahan agar lebih baik," Pungkasnya. (*)

Video KUPAS TV : BEA CUKAI LAMPUNG MUSNAHKAN ROKOK ILEGAL SENILAI 12,5 MILIAR