• Senin, 17 Januari 2022

Antisipasi Cuaca Ekstrem, BPBD Pesibar Siapkan Tiga Tim Siaga Bencana

Selasa, 30 November 2021 - 15.32 WIB
39

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat, sekaligus Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Pesisir Barat, Syaifullah. Foto: Doc/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesibar siapkan tim siaga bencana menghadapi cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat Syaifullah mengatakan telah ada tiga tim yang di siapkan dalam menghadapi cuaca ekstrem yang sedang terjadi di wilayah setempat.

"Mulai dari Tim Reaksi Cepat (TRC), lalu Tim Siaga Bencana Pekon (SBP), dan juga Satlak untuk berjaga di titik-titik rawan terjadi nya bencana alam," kata Syaifullah saat di konfirmasi, Selasa, (30/11/2021).

Ia mengatakan cuaca ekstrem yang saat ini terjadi berpotensi menyebabkan bencana alam baik itu banjir, pohon tumbang dan longsor, karena menurutnya Pesisir Barat merupakan salah satu daerah yang sangat rawan mengalami bencana alam tersebut.

"Bulan ini saja kita sudah beberapa kali menangani bencana alam seperti pohon tumbang, dan juga tanah longsor terutama yang terjadi di Jalan nasional lintas Krui-Liwa," tambahnya.

Oleh karena itu pihak nya kian meningkatkan kewaspadaan akan hal tersebut mengingat akhir tahun merupakan puncak dari pada cuaca ekstrem yang sedang terjadi saat ini.

"Memang hampir setiap tahun cuaca ekstrem ini terjadi di wilayah kita oleh karena itu kita harus dapat membaca perubahan cuaca yang saat ini sedang terjadi sehingga kita bisa menanggulangi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi," jelasnya.

Syaifullah mengatakan bagi pengendara yang melintas di Jalan Nasional Lintas Krui-Liwa agar berhati-hati, sebab sepanjang jalan tersebut merupakan titik-titik rawan terjadinya bencana sehingga bagi pengendara agar lebih waspada dan berhati-hati agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan.

"Dan bagi masyarakat yang melihat atau mengalami kejadian bencana alam seperti pohon tumbang, longsor serta banjir agar segera menghubungi kita agar segera di bantu dalam mengevakuasi bencana alam yang terjadi," tandasnya. (*)