• Senin, 17 Januari 2022

Cegah Pergaulan Bebas Kalangan Remaja, Dinas P3AP2KB Metro Kenalkan SSK

Selasa, 30 November 2021 - 16.55 WIB
131

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Metro, Prayitno saat diwawancarai diruang kerjanya. Foto : Arby/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian  Penduduk Dan  Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Metro memperkenalkan program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). SSK diharapkan mampu ruang edukasi pelajar dalam upaya menekan angka pergaulan bebas dikalangan remaja.

Kepala P3AP2KB Kota Metro, Prayitno menjelaskan, SSK merupakan program edukasi bagi pelajar untuk memahami pentingnya pembangunan kependudukan dan keluarga yang direncanakan. 

"Sekolah siaga kependudukan itu ialah sekolah dimana anak-anak murid sudah memahami tentang pembangunan kependudukan dan pembangunan keluarga. Pada prinsipnya SSK ini kita berharap bisa menekan pertumbuhan penduduk, bisa merencanakan waktu berumah tangga, dan sebagai upaya menekan angka pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba," terang Prayitno kepada Kupastuntas.co, Selasa (30/11/2021).

Menurutnya, SSK merupakan langkah pemerintah dalam mendidik pelajar agar mampu memahami dan menganalisa persoalan sosial dan kependudukan terlebih tentang reproduksi.

"Jadi di SSK itu pelajar harus mengetahui tentang ilmu kependudukan, termasuk reproduksi dan stunting. Jadi dalam implementasi nya tenaga pendidik harus diedukasi dan kemudian memberikan pembelajaran kepada siswa. Ini adalah upaya menanamkan pemahaman sedini mungkin agar edukasi yang diberikan oleh tenaga pendidik pada para murid tentang SSK dapat berhasil dengan baik sesuai dengan visi Kota Metro, Kota berpendidikan, sehat, sejahtera dan berbudaya," jelasnya.

Prayitno menjelaskan, pelaksanaan SSK merupakan tindaklanjut atas amanat Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga. Yang mana penduduk harus menjadi titik sentral dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

“Tujuannya memberikan pengetahuan kepada masyarakat di lingkungan sekolah maupun institusi pendidikan dan masyarakat secara umum untuk meningkatkan kualitas SDM melalui program pendidikan kependudukan. UPTD SMP Negeri 1 Metro sebagai Sekolah yang menjadi pilot project kependudukan di Kota Metro," bebernya.

Terpisah, Walikota Metro Wahdi mengapresiasi program SSK yang dimana SMPN 1 Metro menjadi sekolah percontohan. Untuk itu, ia meminta seluruh Camat di Metro membangun komunikasi ke setiap sekolah di wilayahnya untuk membentuk SSK.

“Untuk itu kepada para camat dapat mengadvokasi pembentukan Sekolah Siaga Kependudukan di Kota Metro sehingga isu-isu kependudukan di Kota Metro dapat direspon dengan cepat oleh generasi muda atau remaja. Saya berharap, dengan adanya kerjasama ini, lintas sektor dapat mengoptimalkan dalam mempersiapkan remaja berkualitas dalam wadah Sekolah Siaga Kependudukan," pungkasnya.

Dari informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, sebelumnya Pemerintah Kota (Pemkot) Metro telah membuka SSK dan Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan yang dihadiri oleh Walikota Metro Wahdi.

Pelaksanaan kegiatan tersebut dipusatkan di Gedung Serba Guna (GSG) SMP Negeri 1 Metro. Dalam kegiatan itu juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama serta sosialisasi antara DP3AP2KB dengan UPTD SMP Negeri 1 Metro. (*)