• Minggu, 22 Mei 2022

KH Miftakhul Akhyar Terpilih Sebagai Rais Aam PBNU 2021-2026

Jumat, 24 Desember 2021 - 00.30 WIB
532

KH Miftakhul Akhyar terpilih sebagai Rais Aam PBNU lima tahun mendatang. Foto: Ist

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - 9 AHWA Muktamar ke 34 NU akhirnya menetapkan KH Miftakhul Akhyar sebagai Rais 'Aam PBNU untuk lima tahun mendatang. Musyawarah berlangsung di tengah sidang Pleno yang berlangsung di GSG Unila, Jumat (24/12/2021)

Hasil musyawarah soal rais aam PBNU disampaikan oleh KH Zainal Abidin dalam sidang Pleno IV yang dipimpin oleh Steering Comite Muktamar NU, Muhammad Nuh.

"KH Ma'aruf Amiin yang memimpin rapat AHWA, penuh dengan keramahan, sopan santun, keberadaban," ujar Zainal Abidin.

"Tak ada yang mau berpendapat, semua mengatakan yang lebih tua yang layak berpendapat. KH Mustafa Bisri mengatakan, ada yang lain yang lebih layak berpendapat. Luar biasa keberadaban yang ditunjukkan para ulama kita," timpalnya.

Ketika Diserahkan kepada yang termuda, Zainal Abidin sebagai yang termuda pun enggan berpendapat. "Saya yang termuda, saya juga tidak mau kalau yang tua belum berpendapat," katanya.

"Alhamdulillan sepakat dengan musyawarah yang penuh dengan kesantunan, Rais 'Aam PBMU untuk lima tahun mendatang adalah KH Miftakhul Akhyar," ucapnya.

Sebelumnya yang terpilih menjadi 9 anggota Ahwa yang yakni KH Dimyati Rois yang mendapatkan 503 suara, KH Mustofa Bisri, mendapatkan sebanyak  494 suara, kemudian disusul KH Ma'ruf Amin dengan 458 suara, lalu KH Anwar Mansur peroleh 408 suara, lalu KH Tuan Guru Turmudzi 403 suara.

Selanjutnya, KH Miftakhul Achyar 395 suara, KH Nurul Huda Jazuli 384 suara, kemudian KH Buya Ali Akbar Marbun 309 suara dan KH Zainal Abidin 272 suara. (*)